PATADaily.id - Yogyakarta - Penulis: Gabriel Bobby
Grand Hotel De Djokja meraih penghargaan “Best Indonesian Heritage Hotel” dari Exquisite Media. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas kesungguhan hotel dalam mengelola dan melestarikan bangunan bersejarah yang telah menjadi bagian dari perjalanan Yogyakarta dan Indonesia selama 115 tahun.
Didirikan pada 1911 silam, Grand Hotel De Djokja telah melampaui berbagai masa dan perubahan zaman. Dalam perjalanannya, hotel ini pernah dikenal dengan nama Grand Hotel De Djokja, Asahi Hotel, Hotel Merdeka, Hotel Garuda, Hotel Natour Garuda, Hotel Inna Garuda, dan Grand Inna Malioboro, sebelum kembali menggunakan nama Grand Hotel De Djokja yang merefleksikan akar sejarahnya.
Pergantian nama tersebut menandai babak-babak berbeda dalam perjalanan bangsa. Namun, identitas hotel sebagai bagian dari lanskap sejarah Yogyakarta tetap hidup. Berada di kawasan Malioboro, Grand Hotel De Djokja menjadi saksi perubahan kota sekaligus menyimpan kisah yang terhubung dengan perjuangan dan kehidupan masyarakat Indonesia.
Penghargaan ini menjadi kebanggaan sekaligus pengingat bagi seluruh insan Grand Hotel De Djokja. Menurut General Manager Andreas Kahl, “Di bawah naungan InJourney Hospitality dan brand The National Heritage Collection, kami membawa tanggung jawab untuk terus menjaga warisan bersejarah ini dengan penuh kesungguhan. Setiap upaya merawat bangunan, menghormati nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, dan menghadirkan pengalaman bagi para tamu merupakan bagian dari komitmen kami agar warisan ini tetap bermakna bagi generasi mendatang.”
Bagi Grand Hotel De Djokja, penghargaan ini bukan sekadar pencapaian, melainkan kehormatan yang memperkuat rasa memiliki dan tanggung jawab untuk merawat warisan yang tumbuh bersama Yogyakarta. Bangunan bersejarah ini merupakan bagian dari identitas Malioboro dan kebanggaan bersama. Merawatnya berarti menjaga ingatan, menghormati perjalanan sejarah, serta memastikan kisahnya terus hidup di tengah perubahan zaman.
Di balik arsitektur klasiknya, Grand Hotel De Djokja menghadirkan pengalaman menginap yang lengkap, nyaman, dan dirancang dengan perhatian pada setiap detail. Tamu yang menginap di kamar Heritage, termasuk Soedirman Suite, dapat menikmati layanan yang memadukan kenyamanan modern dengan sentuhan budaya dan sejarah Yogyakarta.
Pengalaman pagi dimulai dengan sarapan di ROSO, menyajikan pilihan à la carte dan buffet melalui heritage trolley. Sepanjang hari, tamu dapat menikmati minibar komplimen, sajian ringan untuk makan siang, serta afternoon tea dengan pilihan teh Jawa dari Sila, racikan khusus, dan variasi kopi tubruk. Menjelang malam, Djati Lounge mengundang tamu untuk bersantai sambil menikmati cocktail dan kudapan ringan.
"Untuk merasakan Yogyakarta lebih dekat, tersedia pengalaman berkeliling dengan andong khas hotel yang terinspirasi dari kereta tradisional awal abad ke-20. Tamu juga dapat mengikuti tur sejarah hotel setiap hari pukul 16.00, atau mengatur tur privat melalui butler. Di dalam suite, ritual mandi khas yang dikurasi untuk relaksasi menghadirkan momen tenang dan personal. Pada hari keberangkatan, layanan antar ke Stasiun Tugu tersedia berdasarkan permintaan," urainya dalam keterangan pers resmi, Selasa (27/10/2026).
Selama menginap, butler siap membantu kebutuhan tamu, termasuk mengatur pengalaman dan layanan sesuai preferensi. Rangkaian pengalaman ini menghadirkan sisi istimewa sebuah hotel heritage di tengah kota: bangunan bersejarah yang tetap terjaga, dengan layanan dan kenyamanan yang mengikuti kebutuhan masa kini. Budaya Yogyakarta hadir melalui cita rasa, tradisi, perjalanan, dan suasana yang menenangkan, dikemas dalam pelayanan yang modern dan elegan.
Dengan semangat “Heritage Legacy, Timeless Luxury,” Grand Hotel De Djokja akan terus merawat nilai sejarahnya sekaligus menyambut setiap tamu dengan kehangatan khas Yogyakarta. Penghargaan dari Exquisite Media menjadi dorongan untuk meneruskan tanggung jawab ini, agar warisan di jantung Malioboro tetap lestari dan kisahnya dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

.png)