PATADaily.id - Jakarta - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menyatakan komitmennya untuk tetap mendampingi pejuang ekraf di Tanah Air.
"Pada 2026 ini adalah saya melanjutkan upaya-upaya apa saja yang telah dilakukan pada 2025 lalu yang merupakan tahun pertama saya sebagai Wakil Menteri Ekonomi Kreatif namun porsinya agak sedikit berbeda sebab tahun pertama sebagai Wamen Ekraf fokus utama adalah belajar mengenai ekraf dan mendirikan fondasi-fondasi yang ada serta menjalin kerja sama dengan berbagai pihak termasuk dari luar negeri," tuturnya.
"Juga melakukan piloting, pilot poject pada tahun pertama yakni pada 2025 lalu, dan di tahun kedua, yaitu pada 2026 ini akan kita scale up sehingga pada 2027 mendatang, maka porsinya akan menjadi penerapan dan kita scailing up serta tetap membantu pejuang ekraf Indonesia," urainya kepada PATADaily.id di Jakarta, Selasa (27/1/2026).
Sehingga, lanjutnya, pejuang ekraf tidak merasa sendirian yang akan membuat mereka bisa berjalan terus. "Saya tetap mendukung pejuang ekraf sebab saya mengupayakan dan selalu ada dibenak saya sehingga mereka tidak merasa berjuang sendirian," terangnya.
Wakil Menteri Irene Umar mengaku akan selalu tetap selalu berada di sisi pejuang ekraf di negeri ini supaya mereka tidak merasa sendirian namun dukungan tersebut tidak melulu dalam bentuk dana tapi dukungan tersebut bisa hadir dalam mentorship.
"Dukungan dalam mentorship itu sehingga membuka kesempatan yang tidak menutup kemungkinan bisa membuka lapangan pekerjaan sehingga tercipta panggung yang bisa nge-showcase yang bisa dilirik bukan hanya dari panggung nasional juga bisa dari panggung internasional," jelasnya.
Wakil Menteri Ekraf ini mengemukakan bahwa bukan lagi peluang dan potensi pejuang ekraf di Indonesia namun pertumbuhan ekraf sudah ada di depan mata sehingga dirinya pun harus lebih sigap menangkap opportunity yang ada dan meng-scale up opportunity yang ada.
"Kita perlu lebih sigap dalam menangkap para opportunity yang ada dan meng-scale up opportunity yang ada. Maka teman-teman pejuang ekraf harus mendaftar dulu ke dalam network-nya kita which is ada di hunt.ekraf.go.id di mana database semua pejuang ekraf ada di dalam dan berdasarkan data tersebut, Kementerian Ekraf selalu berusaha membukakan lapangan opportunity kepada teman-teman yang ada di sana," ujarnya.
Dan buat saya, lanjutnya, dengan kondisi dunia saat ini, maka hal ini merupakan peluang yang ‘even bigger’ buat para pejuang ekonomi kreatif dengan kondisi perekonomian dunia yang semuanya lagi turun.
Namun, Irene Umar tetap menyimpan optimisme dengan pre-restriction yang ada dan dengan perubahan iklim di mana para pembeli prefer ke customized items instead of mass-produced items.
"Kemudian yang kedua adalah sustainable items instead of items atau produk-produk yang merusak lingkungan, contohnya fast fashion," katanya.
Ketiga, lanjutnya, kebutuhan akan unique culture-based products maka inilah positioning Indonesia ada di kancah dunia. Irene pun mengajak bersama take the opportunity. Gabriel Bobby)

.jpg)
.jpg)