PATADaily.id - Jakarta - Penulis: Gabriel Bobby
ASTINDO berhasil menyelenggarakan ASTINDO Nusantara Travel Exchange (ANTX) 2026 pada Senin, 18 Mei 2026 di Grand Sahid Jaya Hotel Jakarta, yang mempertemukan para pemangku kepentingan utama di industri pariwisata Indonesia dengan tema: “Sinergi di Antara Para Pemangku Kepentingan Industri Pariwisata Indonesia”
ANTX 2026 berfungsi sebagai platform B2B strategis yang menghubungkan agen perjalanan, operator tur, hotel, perusahaan manajemen destinasi, objek wisata, spa, operator kapal pesiar, penyedia wisata petualangan, dan bisnis pariwisata lainnya untuk mendorong kolaborasi, memperluas jaringan bisnis, dan memperkuat promosi destinasi Indonesia yang beragam.
Dalam sambutan pembukaannya, Ketua Umum ASTINDO Pauline Suharno menyoroti pentingnya sinergi industri di tengah tantangan geopolitik global dan ketidakpastian ekonomi. Ia menekankan bahwa agen perjalanan harus terus kreatif, fleksibel, adaptif, dan tangguh dalam menanggapi kebutuhan dan anggaran wisatawan yang terus berkembang.
“Destinasi pariwisata di seluruh dunia kini lebih mengutamakan kualitas daripada kuantitas, dengan menargetkan pasar khusus seperti gastronomi, petualangan, kesehatan, dan MICE. Indonesia memiliki potensi yang sangat besar di semua sektor ini di berbagai destinasi,” ujarnya ketika dihubungi PATADaily.id, Selasa (19/5/2026).
Pauline menjelaskan, acara ini menampilkan sesi penjodohan bisnis secara tatap muka, presentasi industri oleh mitra strategis, termasuk Easy Link dan IATA, kesempatan untuk menjalin jaringan dengan lebih dari 180 agen perjalanan dan pemangku kepentingan pariwisata, dan penandatanganan nota kesepahaman dengan El John Media Group dan PT Gapura Angkasa.
"ASTINDO tetap berkomitmen untuk memperkuat ekosistem pariwisata Indonesia melalui kolaborasi, inovasi, pengembangan profesional, dan pertumbuhan berkelanjutan," tutupnya.

.png)