JAKARTA'S EVENTS

Wamen Ekraf Tekankan Pentingnya Kekayaan Intelektual bagi Bisnis UMKM

post-img

PATADaily.id - Jakarta - Penulis: Gabriel Bobby

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, menekankan pentingnya perlindungan Kekayaan Intelektual (KI) serta pemanfaatan teknologi digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Langkah ini krusial untuk memperkuat daya saing produk lokal sekaligus memperluas jangkauan pasar ke tingkat internasional.

“Untuk bisa berkembang dan memperluas pasar hingga ke tingkat global, pelaku UMKM harus sadar pentingnya perlindungan kekayaan intelektual. Karena, merek yang belum terlindung berisiko digunakan atau diklaim pihak lain yang mampu menimbulkan sengketa hukum. Jadi sebagai pelaku bisnis tidak cukup hanya membangun produk dan merek saja”, kata Irene saat menyampaikan _keynote speech_ pada JCI (Junior Chamber International) Batavia x Smesco UMKM Business Summit 2026 di The Tribrata, Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Kamis (29/10/2026).

Dalam paparan kuncinya, Irene menekankan bahwa pengembangan produk berkualitas dan pembentukan merek yang kuat harus berjalan seiring dengan kepastian hukum atas aset intelektual. Tanpa perlindungan resmi, merek atau karya kreatif berisiko dimanfaatkan tanpa izin oleh pihak lain, yang berpotensi memicu sengketa hukum dan mengganggu keberlanjutan bisnis.

Kehadiran Wamen Ekraf dalam forum ini merupakan bentuk apresiasi atas inisiatif Junior Chamber International (JCI) Batavia dalam membuka ruang jejaring, kemitraan strategis, dan akses pasar bagi pelaku usaha lokal. Guna memperluas dampak pendampingan, Kementerian Ekraf mendorong kolaborasi lintas pemangku kepentingan termasuk sinergi dengan Kementerian Hukum untuk memfasilitasi pemahaman serta pendaftaran KI bagi UMKM. Sinergi ini memastikan bahwa orisinalitas dan identitas produk lokal memiliki landasan hukum yang kuat seiring skala bisnis yang kian membesar.

​Selain faktor legalitas, Irene mengidentifikasi keterbatasan akses pasar sebagai tantangan nyata yang harus diselesaikan bersama. Kementerian Ekraf berkomitmen terus membuka _business matching_ antara pelaku UMKM dengan distributor, mitra korporasi, dan pembeli potensial guna memperkuat posisi produk lokal dalam rantai nilai global.

Wamen Ekraf juga mendorong para pelaku usaha untuk memanfaatkan analisis data digital dan internet guna memetakan tren pasar serta perilaku konsumen di berbagai negara tujuan ekspor. Ia berpesan agar UMKM bertindak proaktif, konsisten, dan berani mengambil langkah nyata ketimbang terhambat oleh batasan akses pasar.

“Kita bisa memanfaatkan internet untuk memahami kebutuhan dan perilaku calon konsumen, mengidentifikasi negara atau kelompok konsumen yang memiliki ketertarikan pada produk kita. Jadi, dengan begitu, kita bisa memperkuat jejaring dan kolaborasi untuk memperluas jangkauan usaha,” kata Irene di hadapan peserta.

Junior Chamber International (JCI) merupakan federasi global organisasi nirlaba yang mewadahi pemuda, profesional muda, dan wirausaha berusia 18–40 tahun. Sebagai salah satu cabang lokal JCI Indonesia, JCI Batavia menginisiasi UMKM Business Summit 2026 untuk mempertemukan pelaku usaha dengan jejaring bisnis yang lebih luas. National President JCI Indonesia, Siegfried Listijosuputro, berharap forum ini dapat menghasilkan manfaat yang berkelanjutan. 

“Saya berharap melalui summit hari ini tidak hanya menghasilkan wawasan yang baru, tapi juga kemitraan nyata, inovasi bisnis, peluang bagi UMKM Indonesia untuk berkembang serta menembus pasar global,” ungkapnya.

Melalui JCI Batavia x Smesco UMKM Business Summit 2026, Kementerian Ekonomi Kreatif berharap semakin banyak UMKM Indonesia yang mampu membangun merek berdaya saing, melindungi kekayaan intelektual, serta memanfaatkan teknologi untuk memperluas pasar. Sinergi antara pemerintah, komunitas, dan jejaring bisnis diharapkan dapat menghadirkan peluang kolaborasi yang konkret agar produk lokal tidak hanya tumbuh di pasar domestik, tetapi juga semakin siap bersaing di tingkat global.

 

Artikel Lainnya

Banner of PATA - Left Side
Banner of PATA - Right Side