PATADaily.id - Yogyakarta - Penulis: Gabriel Bobby
Dalam rangka meningkatkan kompetensi para petugas security serta koordinasi dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas di lapangan, KAI Services menggelar kegiatan pembinaan security di Halaman Pusdalopka, Yogyakarta, pada Kamis (18/6/2026). Sebanyak 150 security yang bertugas sebagai PAM KAI dan PAM KCI hadir dalam kegiatan pembinaan ini.
Dalam sambutannya, Toni Suistiyono selaku perwakilan dari Ditpamobvit Polda DIY, mengatakan, kesiapan personel pengamanan menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, tertib, dan kondusif.
“Harapannya, agar pelatihan ini dapat meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan profesionalisme para petugas security yang bertugas di wilayah Yogyakarta saat bertugas di stasiun maupun di dalam kereta Commuter Line,” ujar Toni.
Pelatihan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi dan praktik lapangan yang dipandu oleh Briptu Ali Imron dan Bripda Dandi. Materi yang diberikan berfokus pada Pengendalian Massa (Dalmas Awal), yaitu tahapan awal dalam penanganan dan pengendalian massa guna mencegah berkembangnya situasi menjadi tindakan anarkis. Melalui materi ini, peserta dibekali pemahaman mengenai prosedur, teknik, dan langkah-langkah preventif dalam menghadapi potensi gangguan keamanan yang melibatkan massa.
Vice President Corporate Secretary KAI Services, Ixfan HendriWintoko, mengatakan, pembinaan ini menjadi kegiatan yang secara rutin digelar unit Security KAI Services di semua regional yang ada di Pulau Jawa dan Sumatera. Kegaitan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan para petugas saat bertugas di lapangan dan juga melakukan pengecekan pelaksanaan SOP saat menjalani tugas.
“Dalam pembinaan Security di Wilayah Regional 6 Yogyakarta ini dilakukan berbagai kegiatan mulai dari praktik lapangan dalam penanganan pengendalian massa guna mencegah terjadinya tindakan anarkis saat bertugas di lapangan. Pembekalan ini penting agar para security KAI Services memiliki pemahaman mengenai prosedur, teknik, dan langkah-langkah preventif dalam menghadapi potensi gangguan keamanan yang melibatkan massa,” ujar Ixfan dalam keterangan pers resmi, Jumat (19/6/2026).
Ixfan menambahkan, dari pembinaan ini, diharapkan seluruh personel pengamanan dapat semakin profesional, sigap, dan mampu melaksanakan tugas secara optimal dalam mendukung keselamatan, keamanan, dan kelancaran operasional KAI Daop 6 Yogyakarta.

.png)