TRAVEL

Pengembangan Destinasi Wisata Kolaborasi Sejumlah Negara

post-img

PATADaily.id - Jakarta - Pengembangan destinasi pariwisata internasional kini semakin menekankan pada kolaborasi lintas negara, khususnya dalam memperkenalkan potensi destinasi baru kepada pelaku industri travel global.

Salah satu inisiatif tersebut diwujudkan melalui program FAM Trip Hainan yang diselenggarakan bekerja sama dengan pemerintah China, maskapai penerbangan, serta berbagai partner industri pariwisata, dengan mengundang travel agent terpilih dari berbagai negara, termasuk Indonesia.

Dalam program ini, Mira selaku Direktur PT Agra Danapati Parama (ADP Trip) turut menjadi salah satu peserta yang mewakili pelaku industri travel Indonesia. Mira menjelaskan bahwa perjalanan dimulai pada 21 Januari lalu dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Haikou, membuka rangkaian eksplorasi destinasi Hainan yang dikenal sebagai salah satu emerging tourism island di kawasan Asia.

"Program FAM Trip ini dirancang secara komprehensif untuk memberikan gambaran utuh mengenai potensi pariwisata Hainan. Peserta tidak hanya diperkenalkan pada destinasi unggulan, tetapi juga diajak memahami kekuatan infrastruktur pariwisata, hotel inspection, pengembangan medical tourism, hingga pengalaman budaya dan lifestyle yang menjadi identitas unik wilayah tersebut," paparnya kepada PATADaily.id, Rabu (11/2/2026).

Selama perjalanan, lanjutnya, peserta mendapatkan kesempatan melihat langsung bagaimana Hainan mengembangkan ekosistem pariwisata modern yang menggabungkan wisata alam tropis, resort destination, cultural tourism etnis lokal, hingga pertunjukan hiburan kelas internasional.

Pendekatan ini memberikan gambaran bahwa Hainan tidak hanya diposisikan sebagai destinasi liburan, tetapi juga sebagai pusat wisata terpadu yang menargetkan wisatawan global kelas menengah hingga premium.

Dalam sesi wawancara mengenai pengalaman mengikuti program ini, Mira menyampaikan pandangannya terhadap perkembangan destinasi Hainan secara umum. “Famtrip ini membuka perspektif baru bagi saya. Hainan memiliki potensi besar sebagai alternatif destinasi Asia selain Jepang atau Korea. Infrastruktur mereka berkembang cepat, dan konsep tourism island yang mereka bangun sangat serius dan terarah,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti bahwa pendekatan experiential tourism menjadi salah satu kekuatan utama destinasi ini. “Wisatawan sekarang mencari pengalaman, bukan hanya tempat wisata. Di Hainan, wisata alam, resort lifestyle, budaya lokal, hingga entertainment internasional dikemas dalam satu paket pengalaman perjalanan yang cukup lengkap,” tambahnya.

Namun, sebagai pelaku industri travel yang fokus pada kenyamanan pasar Indonesia, Mira juga memberikan pandangan yang objektif terkait kesiapan wisata ramah Muslim di destinasi tersebut. “Menurut saya, potensi Hainan untuk market Indonesia sangat besar. Namun untuk wisata ramah Muslim, masih ada ruang untuk peningkatan. Saya melihat beberapa restoran masih menyajikan menu non-halal seperti pork dalam area yang sama. Saya tidak bisa memastikan apakah pengelolaannya sudah terpisah sepenuhnya, tapi ini menjadi catatan penting jika ingin lebih serius menyasar wisatawan Muslim,” jelasnya secara diplomatis.

Ia menambahkan bahwa hal ini bukan menjadi hambatan, melainkan peluang pengembangan destinasi ke depan. “Ini bukan kekurangan, tapi peluang improvement. Jika fasilitas halal dan Muslim-friendly service semakin diperkuat, saya yakin Hainan bisa menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan Indonesia di masa depan.”

Secara keseluruhan, partisipasi dalam program FAM Trip ini memberikan insight strategis bagi pengembangan produk tour outbound, khususnya dalam membaca tren wisata Asia yang mulai bergeser ke destinasi alternatif dengan konsep resort island dan lifestyle tourism. 

Keterlibatan PT Agra Danapati Parama dalam program ini juga menjadi bagian dari langkah strategis perusahaan dalam memperluas jaringan global, sekaligus memastikan setiap destinasi yang ditawarkan kepada pelanggan memiliki nilai pengalaman yang kuat, relevan, serta kompetitif di pasar internasional. (Gabriel Bobby)

Artikel Lainnya

Banner of PATA - Left Side
Banner of PATA - Right Side