FESTIVAL

Merayakan Imlek di Indonesia

post-img

PATADaily.id - Jakarta - Imlek adalah tradisi dari Tiongkok yang masuk ke Indonesia. Namun, tak hanya di Indonesia sebab Imlek begitu terkenal lantaran juga masuk ke berbagai negara di seluruh dunia.

Di Indonesia, terjadi akulturasi di negeri ini sehingga bisa diterima masyarakat di Tanah Air. "China ketika itu datang ke Indonesia masuk melalui perdagangan. Dan, setelah mereka ada di Indonesia pun membawa saudara, teman, kerabat, dan keluarga untuk ikut tinggal di Indonesia," tutur Teddy Kurniawan ketika ditemui PATADaily.id di kediamannya di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (18/2/2025).

Teddy yang adalah pengusaha otomotif nasional ini mencontohkan perdagangan dari China ke Indonesia dibawa Laksamana Cheng Ho yang berkunjung ke Semarang, Jawa Tengah.

Menurutnya, sejarah panjang telah dialami orang China yang datang ke Indonesia sehingga hubungan baik tercipta karena adanya tokoh Sunan yang menyebarkan agama Islam di Tanah Air.

Menariknya Imlek menjadi tradisi masyarakat keturunan Tionghoa yang dirayakan bersama di Indonesia. Jadi, lanjutnya, Imlek bukan hanya sekadar bagi angpao namun akulturasi budaya di Indonesia begtu terasa.

Karenanya Teddy berharap pemerintah untuk terus mempertahankan warisan beragam budaya yang ada di Indonesia, seperti budaya Sunda, budaya Batak, budaya Tionghoa, budaya Jawa dan budaya lainnya bagi kalangan muda, termasuk anak milenial dan generasi (Gen) Z agar mereka tidak lupa dengan keanekaragaman budaya yang begitu kaya dimiliki Indonesia.

Jadi, lanjutnya, budaya begitu penting agar menjadi jati diri masyarakat Indonesia kendati teknologi pada masa kini semakin maju.

"Perayaan Imlek pada masa kini tidak hanya sekadar perayaan namun juga bisa mendorong pertumbuhan perekonomian nasional sebab bisa membuat UMKM tumbuh dan berkembang," ujarnya.

Tak hanya itu, Teddy mengungkapkan, perayaan Imlek juga bisa mendatangkan wisatawan. Apalagi setelah Imlek ada Cap Go Meh yang menjadi bagian perayaan tradisi Imlek.

"Saat Cap Go Meh ada liong dan barongsai. Liong melambangkan keberanian, keberuntungan dan kekuatan. Sementara barongsai melambangkan kekuatan," urainya.

Ia menuturkan bahwa perayaan Cap Go Meh adalah hari ke-15 Imlek saat bulan purnama. "Karena sudah sejak lama orang China menyebar ke seluruh dunia, maka perayaan Imlek dan Cap Go Meh dirayakan di berbagai negara. Kita bersyukur di Indonesia ada juga perayaan Imlek dan perayaan Cap Go Meh," terangnya.

Teddy menambahkan, saat perayaan Cap Go Meh yang merupakan hari ke-15 bulan purnama sebab bulan purnama terlihat terang supaya kemakmuran, kebahagiaan, dan kekuatan tampak dalam kehidupan sehari-hari. (Gabriel Bobby)

Artikel Lainnya