TRAVEL

Masa Libur Imlek 2025, Taman Wisata Candi dan TMII Dipadati Wisatawan

post-img

PATADaily.id - Ypgyakarta - PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko PT TWC atau InJourney Destination Management mencatat peningkatan signifikan jumlah kunjungan wisatawan selama libur panjang Imlek 2576 Kongzili yang berlangsung pada 24 Januari hingga 2 Februari 2025. Destinasi wisata heritage dan culture ini tetap menjadi tujuan utama wisatawan yang ingin menikmati long weekend di DI Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Selama periode libur panjang ini, jumlah kunjungan wisatawan di tiga destinasi utama tercatat sebanyak 193.922 wisatawan. Destinasi Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang, mencatat angka kunjungan sebesar 60.297 wisatawan. Destinasi Taman Wisata Candi Prambanan mencatat angka kunjungan sebanyak 126.232 wisatawan. Keraton Ratu Boko mencatat angka kunjungan sebanyak 7.393 wisatawan. 

Destinasi Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, dikunjungi oleh 114 ribu wisatawan. Sementara, pertunjukan seni budaya yang terdapat di Unit Teater dan Pentas Ramayana menjadi magnet kunjungan sebanyak 2.280 wisatawan.

Puncak kunjungan tertinggi di destinasi TWC tterjadi pada 26 Januari lalu, dengan kunjungan sebanyak 23.444 wisatawan di TWC Prambanan, 11.874 wisatawan di TWC Borobudur dan 1.655 wisatawan di Keraton Ratu Boko. Sementara, angka kunjungan tertinggi di TMII sebesar 21.332 wisatawan tanggal 27 Januari 2025.

“Kami mencatat angka kunjungan yang lebih membahagiakan dibanding liburan akhir tahun 2024 ini. Tentunya ini sinyal yang baik di awal tahun dan semoga diikuti tren grafik yang terus meningkat. Kami optimis di tahun 2025 ini pariwisata secara keseluruhan bisa mendekati tren sebelum pandemi,” jelas GM Prambanan & Ratu Boko Ratno Timur, Rabu (29/1/2025). 

Adapun PT TWC berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan atraksi wisata agar dapat memberikan pengalaman terbaik bagi para pengunjung, termasuk pertunjukan Barongsai dan Liong yang dihadirkan sebagai bagian dari perayaan Imlek.

Pertunjukan Barongsai dan Liong dihadirkan di area marga utama dan Kampung Seni Borobudur di destinasi Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur serta di area concourse di destinasi TWC Prambanan. Para wisatawan tampak antusias melihat pertunjukan serta memberikan angpao kepada Barongsai.

Perpaduan antara kebudayaan Tionghoa dengan kemegahan situs Warisan Budaya Dunia ini memberikan pengalaman tak terlupakan bagi para pengunjung. Penampilan Barongsai dan Liong yang hanya dapat disaksikan satu tahun sekali ini menjadi daya tarik istimewa yang semakin memperkaya pengalaman wisata di kawasan candi.

Tarian Barongsai dan Liong secara simbolis menandai awal tahun baru serta menghadirkan energi positif bagi masyarakat. Gerakan megah yang diiringi tabuhan genderang nyaring menjadi lambang keberuntungan dan kemakmuran yang diharapkan membawa kesejahteraan sepanjang tahun.

“Hal ini selaras dengan semangat kami untuk menghadirkan pengalaman wisata yang berkesan dengan tetap mengusung nilai-nilai budaya dan sejarah. Melalui pertunjukan ini, diharapkan daya tarik wisata heritage dan culture semakin meningkat, serta memberikan manfaat bagi sektor pariwisata dan perekonomian lokal,” tambah GM Borobudur AY Suhartanto menerangkan.

Sementara Direktur Utama PT TWC Febrina Intan mengatakan bahwa lonjakan kunjungan ini merupakan bukti bahwa daya tarik wisata heritage dan culture tidak ditinggalkan oleh wisatawan dan bahkan semakin diminati oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. 

"Kami terus berupaya menghadirkan pengalaman wisata yang berkesan dengan tetap menjaga nilai budaya dan sejarah, sehingga kunjungan wisatawan dapat terus meningkat di masa mendatang," pungkasnya dalam keterangan resmi, Kamis (6/2/2025). (Gabriel Bobby)

Artikel Lainnya