PATADaily.id - Jakarta - Kebaya Menari konsisten menggelar Kebaya Natal sebagai bentuk penghargaan kepada keberagaman dan hidup bersama, termasuk toleransi agama yang ada di Indonesia.
"Kebaya Natal yang ke-4 kalinya yang digelar Kebaya Menari dan selalu dalam penyelenggaraannya mengangkat keberagaman budaya dan agama di indonesia agar Natal diartikan adalah damai dan sukacita," jelas Berty Singgih, Wakil Ketua Kebaya Menari dalam keterangan resmi, Selasa (27/1/2026).
Ia mengatakan, Kebaya Natal ke-4 digelar di Perpustakaan Nasional RI, Jakarta, Sabtu (24/1/2026). "Harapannya Natal di Indonesia adalah Natal yang merepresentasikan kedamaian dan kerukunan umat beragama di Indonesia," terangnya.
Berty yang juga Ketua Yayasan Niscala Asthama Artha yang menaungi Kebaya Menari ini mengungkapkan bahwa seperti kita ketahui bersama agama-agama yang masuk di indonesia melebur dengan tradisi dan kebudayaan yang telah ada di Nusantara.
"Kebaya Menari selalu mengajak lintas komunitas , agama dan para penari profesional dari sanggar untuk memeriahkan pagelaran mini budaya setiap tahunnya dan juga mengajak anak anak generasi muda untuk terlibat," tuturnya.
Berty menambahkan, kali ini Kebaya Menari mengajak anak-anak marginal dari komunitas Sahabat Anak sekitar Manggarai. (Gabriel Bobby)

.jpg)
.jpg)