Destination

Sapporo Cardiovascular Clinic Resmi Diluncurkan di Indonesia, Berhasil Laksanakan Prosedur TAVI Pertama di Bali International Hospital

post-img

PATADaily.id - Jakarta - Sapporo Cardiovascular Clinic (SCVC), pusat spesialis kardiovaskular yang merupakan bagian dari Hong Kong Asia Medical Group (HKAMG), secara resmi memperkenalkan kehadirannya di Indonesia melalui kolaborasi dengan Bali International Hospital (BIH) yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur, Bali. Tonggak penting ini ditandai dengan keberhasilan pelaksanaan prosedur Transcatheter Aortic Valve Implantation (TAVI) pertama di klinik mitra SCVC di BIH, yang menjadi pencapaian penting bagi layanan perawatan jantung tingkat lanjut di Bali.

Melalui program ini, dua pasien asal Indonesia berhasil menjalani prosedur tersebut pada 7 Maret lalu, setelah melalui proses skrining dan persiapan kandidat yang dimulai sejak Desember 2025 silam. Inisiatif ini menjadi tonggak penting sebagai prosedur TAVI pertama yang dilakukan di BIH, yang terlaksana melalui kolaborasi medis multinasional.

Prosedur ini dilakukan oleh Dr I Made Junior, Sp.JP., SubSp.Kl., IKKv(K), dokter spesialis kardiologi intervensi dari SCVC Indonesia, bersama Prof Lam Yat Yin dan Prof. Su Xi dari HKAM Group. Prosedur tersebut didukung oleh HKAMG sebagai bagian dari Program CSR Surgery, sebuah inisiatif kemanusiaan yang bertujuan memperluas akses pasien terhadap teknologi medis canggih yang sebelumnya sulit diperoleh.

Bagi pasien yang menderita stenosis aorta berat, yaitu penyempitan katup aorta yang mengancam jiwa dan dapat menyebabkan gagal jantung atau kematian jika tidak ditangani, program sosial ini memberikan harapan baru. Sebelumnya, banyak pasien dengan kondisi tersebut menghadapi keterbatasan pilihan pengobatan karena tingginya risiko operasi jantung terbuka atau harus menjalani pengobatan ke luar negeri dengan biaya yang sangat besar. Melalui kolaborasi antara SCVC dan BIH, pasien Indonesia kini dapat mengakses prosedur jantung kompleks berstandar internasional lebih dekat dari tempat tinggal mereka.

Steven Tse, CEO Hong Kong Asia Medical Group (HKAMG) , menyatakan bahwa ekspansi SCVC ke Indonesia merupakan bagian dari komitmen jangka panjang grup dalam memperkuat akses terhadap layanan kardiovaskular berkualitas tinggi di Asia.

“Selama lebih dari dua dekade, HKAMG berkomitmen untuk memajukan layanan kardiovaskular melalui integrasi praktik klinis, pendidikan, dan riset. Kehadiran SCVC di Indonesia mencerminkan upaya kami untuk menghadirkan teknologi medis mutakhir serta kolaborasi medis internasional guna memperluas akses layanan jantung bagi pasien di seluruh Asia Tenggara,” ujar Steven Tse.

Ia menambahkan bahwa pelaksanaan prosedur TAVI pertama di BIH mencerminkan komitmen HKAMG untuk memastikan bahwa inovasi medis dapat menjangkau pasien yang benar-benar membutuhkan.

“Melalui program CSR TAVI ini, kami ingin memastikan bahwa inovasi medis tidak hanya tersedia, tetapi juga dapat diakses oleh pasien yang membutuhkan. Inisiatif ini juga membantu menjawab kebutuhan layanan jantung kompleks di Indonesia, sehingga dapat mengurangi kebutuhan pasien untuk berobat ke luar negeri. Pengenalan prosedur TAVI di Bali International Hospital menjadi tonggak penting dalam memperluas pilihan pengobatan bagi pasien dengan penyakit katup jantung di Indonesia. Ketersediaan layanan ini menunjukkan bahwa prosedur jantung kompleks kini dapat dilakukan di Bali dengan standar internasional".

"Di SCVC yang berada di BIH, kami terus memastikan kesiapan infrastruktur, ketersediaan perangkat medis, serta dukungan obat-obatan berstandar internasional agar setiap prosedur dapat dilaksanakan secara aman dan optimal. Melalui kolaborasi dengan BIH, kami berharap dapat menghadirkan layanan kardiovaskular yang lebih komprehensif sekaligus memperkuat pengembangan perawatan jantung intervensi di Indonesia,” tambah Steven Tse.

Sementara itu, Dr Noel Yeo, Chief of Commercial & Operations PT Pertamedika Bali Hospital, menyatakan bahwa kolaborasi antara Bali International Hospital (BIH) dan SCVC merupakan langkah penting dalam memperkuat pengembangan layanan kardiovaskular berstandar global di Indonesia.

“Pengenalan prosedur TAVI di Bali International Hospital menjadi tonggak penting dalam memperluas pilihan pengobatan bagi pasien dengan penyakit katup jantung di Indonesia. Ketersediaan layanan ini menunjukkan bahwa prosedur jantung kompleks kini dapat dilakukan di Bali dengan standar internasional.”

“Di BIH, kami terus memastikan kesiapan infrastruktur, ketersediaan perangkat medis, serta dukungan obat-obatan berstandar internasional agar setiap prosedur dapat dilakukan secara aman dan optimal. Melalui kolaborasi dengan SCVC, kami berharap dapat menghadirkan layanan kardiovaskular yang lebih komprehensif sekaligus memperkuat pengembangan perawatan jantung intervensi di Indonesia,” ujar Dr. Noel Yeo.

Ia menambahkan bahwa inisiatif ini juga sejalan dengan upaya BIH dalam mendukung pengembangan Bali sebagai destinasi layanan kesehatan berstandar internasional.


TAVI: Alternatif Modern Operasi Jantung Terbuka
Penyakit kardiovaskular masih menjadi penyebab utama kematian di dunia, termasuk di Indonesia. Salah satu kondisi serius yang sering ditemukan pada pasien lanjut usia adalah stenosis aorta berat, yaitu penyempitan katup aorta yang dapat menyebabkan sesak napas, nyeri dada, pingsan, hingga gagal jantung. Seiring meningkatnya angka harapan hidup, prevalensi penyakit katup jantung degeneratif juga terus meningkat, sementara tidak semua pasien cocok menjalani operasi jantung terbuka.

TAVI merupakan prosedur minimal invasif untuk mengganti katup aorta tanpa perlu melakukan operasi jantung terbuka. Katup baru dimasukkan melalui kateter yang biasanya dimasukkan melalui arteri femoralis di paha. Dengan metode ini, prosedur memiliki risiko yang lebih rendah dan memungkinkan proses pemulihan yang lebih cepat dibandingkan operasi konvensional.

Rata-rata pasien dapat kembali ke rumah dalam waktu 48–72 jam, sehingga menjadikannya alternatif pengobatan penting bagi pasien lanjut usia atau pasien dengan risiko operasi tinggi.

Di Indonesia, meskipun prosedur TAVI sudah tersedia, pelaksanaannya masih terbatas pada sejumlah kecil rumah sakit. Kehadiran layanan ini di Bali International Hospital diharapkan dapat memperluas akses pasien sekaligus meningkatkan standar layanan perawatan jantung di Indonesia.

Menurut Dr I Made Junior, layanan ini membuka peluang baru bagi pasien yang sebelumnya memiliki pilihan pengobatan yang terbatas.

“Banyak pasien dengan stenosis aorta berat datang pada tahap lanjut dan menghadapi risiko tinggi jika menjalani operasi jantung terbuka. Dengan TAVI, kami dapat memberikan alternatif pengobatan yang lebih aman dan efektif dengan proses pemulihan yang lebih cepat. Kolaborasi antara spesialis internasional dan lokal merupakan langkah penting dalam meningkatkan standar layanan jantung intervensi di Indonesia.”

Komitmen terhadap Kolaborasi dan Transfer Pengetahuan
Ke depan, SCVC berencana memperkuat kolaborasi dengan para ahli jantung lokal melalui program transfer pengetahuan berkelanjutan, diskusi kasus multidisiplin, serta penerapan standar klinis terpadu.

Dengan dukungan jaringan regional HKAMG, SCVC berkomitmen membangun layanan kardiovaskular berstandar internasional di Indonesia agar semakin banyak pasien dapat mengakses prosedur jantung kompleks tanpa perlu mencari pengobatan ke luar negeri.

HKAMG merupakan penyedia layanan rumah sakit terkemuka yang mengkhususkan diri pada bedah jantung dan kardiologi, dengan fasilitas medis canggih di berbagai wilayah Asia. Sebagai bagian dari HKAMG, SCVC berperan sebagai pusat kardiovaskular yang berfokus pada intervensi jantung minimal invasif, intervensi struktural jantung, serta penanganan kasus jantung kompleks melalui pendekatan berbasis teknologi dan kolaborasi global.

Didukung oleh program pelatihan berkelanjutan, teknik medis terbaru, serta teknologi mutakhir, SCVC menghadirkan prosedur jantung tingkat lanjut sebagai alternatif modern dari operasi konvensional, dengan tujuan meningkatkan hasil klinis sekaligus memberikan perawatan yang lebih presisi dan personal bagi pasien. (Gabriel Bobby)

Artikel Lainnya

Banner of PATA - Left Side
Banner of PATA - Right Side