Destination

Halimah Munawir Inspiratif untuk Perempuan Sunda

post-img

PATADaily.id - Bogor - Penulis: Gabriel Bobby

Lingkar Diskusi Sawala Dasa Wacana (SDW) yang digelar oleh Daya Putra Bangsa kembali hadir pada edisi ke-11 di Kompleks Edukasi Putra Bangsa. Mengusung tema “Membincang Citra Perempuan Sunda (Nusantara): Mengayuh Cita di Antara Kultur Patriarki, Stigmatisasi, dan Emansipasi”, kegiatan ini menjadi ruang refleksi sekaligus inspirasi bagi generasi muda, khususnya pelajar yang mendominasi peserta.

April yang selama ini identik dengan semangat perjuangan perempuan Indonesia turut menjadi latar kuat diskusi ini. Sosok R A Kartini dan Dewi Sartika menjadi rujukan nilai perjuangan emansipasi dan kesetaraan perempuan.

Hadir sebagai narasumber, Halimah Munawir, Monika Maya Dora, serta Titik Sumarti, yang masing-masing menyampaikan perspektifnya secara inspiratif.

Dorongan Pendidikan dan Jati Diri Sunda
Pada sesi pertama, Halimah Munawir menekankan pentingnya pendidikan sebagai jalan utama perempuan Sunda dalam meraih cita-cita dan meningkatkan martabat diri. Ia mengingatkan peserta untuk memahami jati diri sebagai urang Sunda.

“Entong ngaku urang Sunda lamun teu apal kana jati dirina,” ungkapnya ketika dihubungi PATADaily.id, senin (13/4/2026).

Ia juga menjelaskan makna kata “Sunda” dari sisi etimologi yang berarti terang, bercahaya, serta subur—sebuah filosofi yang menggambarkan peran perempuan sebagai sumber kebaikan bagi lingkungan sekitarnya.

Dalam sesi ini, peserta diajak menuliskan cita-cita mereka. Karya tersebut rencananya akan dibukukan oleh Obor Sastra. Meski kegiatan sempat diguyur hujan deras disertai angin kencang, antusiasme peserta tetap tinggi. Halimah bahkan memberikan apresiasi berupa buku karyanya kepada lima peserta tercepat menyelesaikan tulisan.

Artikel Lainnya

Banner of PATA - Left Side
Banner of PATA - Right Side