PATADaily.id - Jakarta - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO) DKI Jakarta untuk kali pertama sukses menggelar ASTINDO Jakarta International Travel Exchange (AJITEX) 2026 yang bertempat di Hotel Vertu Harmoni, Jakarta, pada Senin, 2 Februari 2026.
Adapun ajang ini menjadi wadah strategis yang mempertemukan lebih dari 100 Buyers (Travel Agent) dengan 70 Sellers dari dalam dan luar negeri.
Dalam perhelatan perdana ini, AJITEX berhasil mencatatkan potensi transaksi bisnis senilai *Rp 33 Miliar*, menandakan tingginya permintaan pasar wisata Indonesia terhadap destinasi domestik maupun luar negeri di awal tahun 2026.
Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kadispaekraf) Provinsi DKI Jakarta yang diwakili oleh Budi Suprianto. Budi mengapresiasi langkah DPD ASTINDO DKI Jakarta yang proaktif "menjemput bola" dengan mendatangkan prinsipal mancanegara langsung ke Jakarta, mempermudah akses bisnis bagi pelaku usaha wisata lokal.
Akses Langsung dan Visi Berkelanjutan
Ketua DPD ASTINDO DKI Jakarta, Rina Darmawan menjelaskan bahwa AJITEX 2026 dirancang untuk memangkas jarak antara agen perjalanan lokal dengan penyedia layanan global. Sebanyak 70 Sellers hadir mempresentasikan produk unggulan mereka, termasuk delegasi internasional dari enam negara, yakni Malaysia, Singapura, Dubai (Uni Emirat Arab), Uzbekistan, China, dan Srilanka.
"Kehadiran lebih dari 100 Buyers yang datang dari Jakarta, Bandung, dan sekitarnya menunjukkan semangat yang luar biasa. Melalui AJITEX, teman-teman travel agent tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri, karena kami yang mendatangkan seller negara tujuan ke sini untuk memberikan penawaran kontrak terbaik," ujar Rina Darmawan dalam keterangan resmi, Kamis (5/2/2026).
Lebih jauh, Rina menekankan bahwa ajang ini membawa misi yang lebih besar daripada sekadar transaksi sesaat. "ASTINDO Jakarta sedang membangun ekosistem pariwisata yang berkelanjutan dengan semangat kolaborasi. Kami ingin memastikan setiap anggota memiliki akses dan daya saing yang kuat, sehingga industri pariwisata kita tumbuh sehat dan saling menguatkan," tegasnya.
Kelancaran dan Antusiasme Tinggi
Sementara itu, Ketua Panitia AJITEX 2026, Khairul Gumay, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran acara perdana ini. Ia mengungkapkan bahwa antusiasme peserta, baik seller maupun buyer, melebihi ekspektasi panitia.
"Interaksi B2B berjalan sangat dinamis. Kami melihat Buyers sangat aktif menggali produk baru, terutama karena komposisi Seller yang kami hadirkan sangat relevan dengan tren pasar saat ini. Sinergi antara panitia, peserta, dan mitra pendukung menjadi kunci sukses acara hari ini," ungkap Khairul Gumay.
Dominasi Wisata Korporasi dan Religi
Berdasarkan data transaksi on-the-spot, potensi nilai Rp 33 miliar tersebut didominasi oleh ketertarikan buyers terhadap paket wisata insentif perusahaan (corporate incentive) ke negara-negara bebas visa, serta paket wisata religi (Umrah plus wisata Muslim) ke Uzbekistan dan Dubai yang kini tengah menjadi primadona.
Kesuksesan penyelenggaraan di Hotel Vertu Harmoni ini menjadi bukti solidnya jejaring DPD ASTINDO DKI Jakarta dalam ekosistem pariwisata internasional. AJITEX diproyeksikan akan menjadi agenda tahunan wajib bagi pelaku industri yang ingin membidik pasar wisatawan Indonesia yang besar.
IAS Hospitality Dorong Kolaborasi Industri Pariwisata lewat AJITEX 2026
Sementara IAS Hospitality memperkuat komitmennya dalam mendukung pertumbuhan industri pariwisata nasional melalui partisipasi aktif pada ASTINDO Jakarta International Travel Exchange (AJITEX) 2026, forum business-to-business (B2B) yang mempertemukan pelaku industri perjalanan domestik dan internasional di Vertu Hotel Harmoni, Jakarta.
AJITEX 2026 menjadi ajang strategis bagi maskapai, hotel, tour operator, dan pelaku industri pariwisata untuk bertemu langsung dengan ratusan travel agent anggota ASTINDO Jakarta. Forum ini ditargetkan menghasilkan potensi transaksi bisnis hingga Rp3 miliar–Rp5 miliar sekaligus memperkuat momentum pemulihan pariwisata Indonesia di tahun 2026.
Dengan konsep 100% B2B table-top meeting, AJITEX memungkinkan pertemuan bisnis yang intensif dan terstruktur antara seller dan buyer dalam satu hari penuh sesi networking. Format ini membuka peluang kerja sama baru serta mempercepat pembentukan kemitraan jangka panjang di industri perjalanan. 
Partisipasi IAS Hospitality mencerminkan peran perusahaan sebagai penyedia layanan perjalanan terintegrasi, mulai dari hospitality bandara, lounge premium, inflight catering, hingga passenger handling. Kehadiran perusahaan di AJITEX memperluas ruang kolaborasi strategis dengan mitra industri dan memperkuat jaringan bisnis di pasar domestik maupun internasional.
Direktur Komersial IAS Hospitality, Ariadevi Hermaini, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pertumbuhan industri.
“AJITEX bukan hanya forum transaksi, tetapi ruang kolaborasi yang mempertemukan seluruh rantai nilai industri perjalanan. Ini momentum strategis bagi kami untuk memperkuat kemitraan, mendorong inovasi layanan, dan meningkatkan standar pengalaman pelanggan. Masa depan pariwisata sangat ditentukan oleh kualitas kolaborasi dan konsistensi dalam menghadirkan layanan premium," jelasnya dalam keterangan resmi, Senin (2/2/2026).
IAS Hospitality memandang AJITEX sebagai katalis penting untuk membangun sinergi antar pelaku industri. Integrasi layanan perjalanan end-to-end diyakini menjadi fondasi utama dalam meningkatkan daya saing Indonesia sebagai destinasi regional. (Gabriel Bobby)

.jpg)
.jpg)