CULTURAL/HERITAGE

Gelora Nusantara, Pagelaran Tari di TMII Cetak Rekor Dunia MURI

post-img

PATADaily.id - Jakarta - Penulis: Gabriel Bobby

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-51 Taman Mini Indonesia Indah (TMII), digelar pagelaran budaya bertajuk “Gelora Nusantara” yang berhasil mencatatkan Rekor Dunia MURI sebagai Pagelaran Tari dari Asal Daerah Terbanyak secara medley (34 provinsi).

Pencapaian ini menjadi tonggak penting dalamupaya pelestarian dan promosi budaya Nusantara di tingkat nasional. Sebagai bagian dari InJourney, TMII menegaskan perannya sebagai showcase of Indonesia yang merepresentasikan keberagaman budaya nusantara dalam satu ruang terpadu.

Kegiatan ini merupakan program khusus TMII yang turut didukung oleh Anjungan Daerah TMII serta Forum Komunikasi Guru Tari. Melalui kolaborasi ini, “Gelora Nusantara” tidak hanya menjadi ajang pertunjukan, tetapi juga wadah edukasi dan promosi seni budaya Indonesia kepada masyarakat luas.

Sebanyak lebih dari 1.000 penari terlibat dalam pagelaran ini, menampilkan tarian khas dari 34 provinsi di Indonesia secara berurutan, dimulai dari wilayah barat hingga timur Nusantara. Ragam tarian yang ditampilkan antara lain Tari Bungong Jeumpa (Aceh), Tari Sinanggar Tulo (Sumatra Utara), Tari Tang Tong Tong (Sumatra Barat), Tari Lancang Kuning (Riau), Tari Bedana (Lampung), Tari Janger (Bali), hingga tarian dari wilayah timur seperti Tari Yamko Rambe Yamko (Papua) dan Tari E Mambo Simbo (Papua Barat).

Dari Pulau Jawa, turut ditampilkan tarian ikonik seperti Tari Rek Ayo Rek (Jawa Timur), Tari Suwe Ora Jamu (DI Yogyakarta), Tari Cublak-Cublak Suweng (Jawa Tengah), Tari Manuk Dadali (Jawa Barat), hingga Tari Ondel-Ondel (DKI Jakarta).

Seluruh rangkaian pertunjukan tersebut berpuncak pada penampilan tari medley massal “Kicir-Kicir” yang dibawakan secara kolosal oleh seluruh penari, menciptakan harmoni gerak yang menggambarkan semangat persatuan dalam keberagaman budaya Indonesia.

Plt Direktur Utama TMII, Ratri Paramita, menyampaikan bahwa pencapaian Rekor MURI ini sejalan dengan tema HUT ke-51 TMII, yaitu “Preservasi Budaya Tanpa Henti.” “Melalui ‘Gelora Nusantara’, kami ingin menegaskan bahwa pelestarian budaya bukanlah upaya yang berhenti pada satu momentum, melainkan proses berkelanjutan yang harus terus dihidupkan. Kolaborasi lebih dari 1.000 penari dari 34 provinsi ini menjadi simbol nyata bahwa keberagaman budaya Indonesia dapat dirawat bersama, secara inklusif dan
berkesinambungan,” ujarnya dalam keterangan pers resmi pada akhir pekan lalu.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa TMII terus menghadirkan pendekatan budaya yang semakin relevan dan dekat dengan masyarakat. “Kami ingin budaya tidak terasa jauh atau eksklusif, tetapi justru hadir sebagai bagian dari keseharian masyarakat. TMII berupaya menghadirkan pengalaman budaya yang lebih inklusif, interaktif, dan dapat dinikmati oleh semua kalangan, terutama generasi muda,” tambahnya.

Pencapaian Rekor MURI ini sekaligus memperkuat posisi TMII sebagai destinasi budaya unggulan yang tidak hanya menampilkan kekayaan tradisi, tetapi juga menjadi ruang hidup bagi interaksi, pembelajaran, serta pengembangan budaya yang dinamis dan kontekstual.

Dengan terselenggaranya “Gelora Nusantara”, TMII berharap dapat terus menginspirasi masyarakat untuk mencintai dan melestarikan budaya Indonesia, sekaligus memperluas jangkauan promosi budaya ke tingkat dunia.

Artikel Lainnya

Banner of PATA - Left Side
Banner of PATA - Right Side