PATADaily.id - Jakarta - Kebaya Menari di 2026 rencana mengikuti Hari Tari Dunia di Solo yang akan digelar pada April mendatang dan nanti di Agustus akan ke luar negeri untuk membawa kebaya Nusantara ke luar negeri.
Hal tersebut disampaikan Yanti Moeljono, Ketua Umum Kebaya Menari kepada PATADaily.id disela-sela Kebaya Natal ke-4 dengan menggelar Pagelaran Silang Budaya Sukacita dalam Nusantara yang digelar di Perpustakaan Nasional RI di Jakarta, Sabtu (24/1/2026).
Yanti berharap adanya dukungan dari KAI beserta anak perusahaannya seperti KAI Wisata dan KAI Services untuk bisa melakukan perjalanan ke Solo.
"Kami akan menari bersama di Solo nanti bersama komunitas difabel, teman tuli dan komunitas lainnya atas nama Kebaya Menari dalam Hari Tari Dunia untuk menari Kebaya Ngigel yang merupakan tari khas Kebaya Menari," paparnya.
Yanti mengemukakan bahwa pada 2025 lalu Kebaya Menari mendapat dukungan dari Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka untiuk menari di Vatikan yang sekaligus menjadi ajang mempromosikan Indonesia di kancah dunia.
Kemudian, lanjutnya, pada Agustus mendatang juga direncanakan Kebaya Menari ke Kuala Lumpur, Malaysia. "Kebaya Menari akan bersama sejumlah negara Asia Tenggara di Kuala Lumpur untuk memperkenalkan Kebaya ke UNESCO," ungkapnya.
Jadi, lanjutnya, Kebaya Menari akan share kebaya khas Indonesia yaitu Kebaya Kutubaru. "Diharapkan bisa mendapat dukungan dari InJourney dan lainnya untuk kegiatan di luar negeri," terangnya.
Tak hanya itu, lanjunya, pada akhir tahun Kebaya Menari juga merencanakan ikut festival di sejumlah negara, yakni di Praha di Ceko dan Budapest di Hungaria,
Yanti berharap Kebaya Menari juga masih mendapat dukungan dari Wapres Gibran dan kementerian serta banyak pihak lainnya. (Gabriel Bobby)

.jpg)
.jpg)