PATADaily.id - ICE BSD - Pariwisata Afrika Selatan (Afsel) tampaknya saat ini tengah gencar melakukan promosi guna menarik perhatian wisatawan dari kawasan Asia Tenggara, khususnya turis dari Singapura, Malaysia dan Indonesia.
Ya, Afsel menawarkan alam yang eksotis dan wisata ramah Muslim. Afrika Selatan mencatat, untuk kunjungan dari Asia Tenggara, turis Singapura diketahui yang paling banyak yaitu lebih dari 9.800 wisatawan.
Sedangkan Malaysia 7.700 wisatawan dan Indonesia lebih dari 3.000 kunjungan. Menteri Pariwisata Afrika Selatan Patricia de Lille mengatakan, memang saat ini belum ada penerbangan langsung antara Afrika Selatan dengan Indonesia.
Namun, lanjutnya, pihaknya berusaha mempermudah dengan memperkuat hub dan membangun kerjasama dengan negara tetangga.
Menarik Afsel melakukan promosi pariwisata di Indonesia yang dikenal sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia.
"Kami bekerja sangat keras saat ini untuk mendiversifikasi pasar kami.Jadi, perjalanan kami dimulai di Singapura, di mana kami bertemu dengan menteri pariwisata dari Singapura. Dan kami juga membahas dua hal yang menjadi prioritas utama kami adalah meningkatkan konektivitas udara antara Afrika Selatan dan kawasan ini," kata Patricia dalam press conference di ASTINDO Travel Fair 2026 di ICE BSD City, Jumat (6/2/2026).
Ia mengemukakan, dengan Malaysia mereka mendiskusikan hal yang sama juga yaitu terkait konektivitas dan memperkuat hubungan.
Sedangkan dengan Indonesia, sebelumnya pada Kamis (5/2/2026) Menteri Pariwisata Widiyanti Putri bersama dengan Menteri Pariwisata Afrika Selatan Patricia de Lille sepakat menandatangani MoU terkait kerja sama wisata.
Adapun melalui kerja sama ini Menpar Widiyanti berharap dapat meningkatkan arus wisata antarkedua negara. Mereka nantinya akan saling memfasilitasi kemudahan traveling antarkedua negara.
Untuk menyambut turis Indonesia, Menpar Patricia telah menyiapkan sejumah aspek untuk kenyamanan wisatawan Muslim. Mulai dari makanan, hotel hingga atraksi mereka rancang nyaman untuk wisatawan Muslim.
"Semua kota besar kami menyediakan fasilitas bagi para pelancong Muslim. Jika saya boleh memberi satu contoh, di kota Cape Town, kami memiliki 150 Masjid. Kami memiliki masjid tertua yang dibangun pada tahun 1700-an. Dan itu dimulai oleh seorang Imam dari Indonesia bernama Imam Yusuf. Makam dan tempat pemakamannya berada di Afrika," tambahnya.
"Kita memiliki banyak fasilitas dan banyak kota besar yang dapat mengakomodasi pariwisata muslim. Kita sekarang bahkan sedang mempertimbangkan untuk membangun Safari Lodge di Taman Nasional Krugeryang ramah muslim, di mana orang-orang masih dapat menikmati hewan-hewan sambil tetap menikmati restoran dan akomodasi yang nyaman," paparnya. (Gabriel Bobby)

.jpg)
.jpg)