Destination

Teh Legendaris Jawa Tengah Mendapat Penghargaan Nasional

post-img

PATADaily.id - Jakarta - Penulis: Gabriel Bobby

Siapa tidak kenal merek Tjatoet dan 2 Tang yang telah berdiri sejak tahun 1942 silam di Tegal, kota kecil di Jawa Tengah. Mengelola perkebunan sendiri dan proses hingga hilir yang sudah teruji oleh waktu, 2 Tang telah berhasil menjadi salah satu pemenang National Tea Competition 2026 yang belum lama ini diumumkan di ajang internasional Food Ingredients 2026 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta. 

Ajang ini adalah ajang yang diselenggarakan oleh Asosiasi Teh Indonesia yang diikuti banyak pelaku industri secara nasional. Penjurian ketat dan tertutup tanggal 19 hingga 21 Agustus 2026 di Bandung, terdapat di antaranya Prof Lie Tjie Kiong, ahli teh dari Singapura dan sejumlah juri lainnya.

Pada kesempatan ini hadir Ketua Umum Dewan Teh Indonesia, Arif Budiman dan sejumlah pejabat asosiasi maupun juri dalam penyerahan penghargaan. 

Penghargaan diterima oleh James Kwee, generasi ketiga yang mewakili perusahaan legendaris yang sedang menerapkan revitalisasi dan inovasi berkelanjutan dalam rangka menjadi pemain lokal yang harus diperhitungkan juga di kancah internasional.

Selain bersumber bahan baku dari kebun sendiri, juga membina kelompok tani teh hingga kebun melati, membina UKM serta edukasi yangvterlibat dalam ekosistem

Perusahaan ini diketahui telah memroduksi berbagai varian teh, termasuk Ocha (teh Jepang) Oolong, serta menggarap pula segmen B2B, yang siap memasok pesanan khusus dari  pihak lain secara partai, jaringan waralaba dan horeka, private label serta pasar ekspor.

Menurut pandangan pengamat bisnis sekaligus Advisory Board Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), Jahja B Soenarjo, teh adalah salah satu produk unggulan sektor perkebunan Indonesia sejak berabad-abad lalu, selain kopi dan rempah-rempah.

“Adalah peluang yang sangat baik bagi pelaku industri teh seperti 2 Tang ini untuk melakukan diversifikasi produk dan pasar, menggarap sebagai pemasok bahan untuk sektor B2B, jaringan resto dan waralaba, private-label (makloon), hingga mempenetrasi pasar ekspor dengan mengikuti pameran dagang secara selektif. Sebagai asosiasi waralaba  pertama yang berdiri sejak tahun 1991 dan memiliki jaringan internasional, AFI yang juga Anggota Luar Biasa APINDO siap berkolaborasi," ujar Jahja ketika dihubungi PATADaily.id, Senin (5/10/2026).

 

Artikel Lainnya

Banner of PATA - Left Side
Banner of PATA - Right Side