PATADaily.id - Yogyakarta - Penulis: Gabriel Bobby
Menyambut Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) setiap tanggal 4 September, InJourney Destination Management (IDM) menghadirkan pengalaman berkesan yang memadukan keragaman seni budaya Nusantara di destinasi Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, Keraton Ratu Boko, dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Ekosistem InJourney menggaungkan semangat Melayani Sepenuh Hati yang dihadirkan melalui IDM dengan rangkaian program Setiap Jejak Penuh Makna pada momen Hari Pelanggan Nasional 2026 ini. Perayaan ini menjadi wujud apresiasi kepada wisatawan yang senantiasa menjadi bagian dari perjalanan destinasi warisan dunia.
Direktur Komersial IDM Gistang Panutur mengatakan bahwa Hari Pelanggan Nasional menjadi momen bagi IDM untuk menghadirkan kunjungan yang berkesan melalui promo diskon, aktivasi dan ruang yang membuka keterlibatan publik agar destinasi terus berbenah diri.
“Di Borobudur, Prambanan, Ratu Boko dan TMII, setiap langkah pengunjung bukan sekadar kunjungan wisata, tetapi bagian dari perjalanan menikmati warisan budaya Indonesia dengan rasa nyaman, hangat, dan penuh makna,” jelas Gistang Panutur, Kamis (3/9/2026).
Promo Spesial Diskon
Memeriahkan Hari Pelanggan Nasional, IDM menghadirkan promo spesial diskon 15% tiket pelataran di Candi Borobudur, Candi Prambanan dan Keraton Ratu Boko bagi wisatawan domestik usia dewasa. IDM juga memberikan diskon spesial sebesar 10% untuk tiket naik Candi Borobudur bagi wisatawan domestik dewasa di di sesi 4, 5, dan 6. Spesial diskon ini berlaku untuk kunjungan pada 4 September 2026 melalui official website ticket.injourneydestination.id.
Sementara, Taman Mini Indonesia Indah menghadirkan promo bundling hemat diskon 20% untuk tiket masuk TMIIl, kereta gantung dan tiket kendaraan bermotor. Promo ini berlaku mulai dari 4 hingga 6 September 2026.
Promo tersebut memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk menikmati pengalaman TMII secara lebih lengkap dengan harga yang lebih hemat. Adapun promo berlaku untuk pembelian bundling HTM dengan Kereta Gantung dan kendaraan, dengan kuota terbatas serta tidak dapat digabungkan dengan promo lainnya.
Layang Swara
Selain itu IDM juga menghadirkan aktivasi Layang Swara, yaitu bilik telepon khusus untuk melayangkan suara hati wisatawan, baik tentang pengalaman mereka, kesan, maupun aspirasi yang ingin disampaikan kepada pengelola.
Pengunjung diajak untuk menyampaikan kritik dan saran kepada destinasi. Setiap masukan merupakan kisah otentik yang akan membentuk perjalanan baru dalam penyempurnaan layanan.
“Layang Swara merupakan bentuk kepedulian kami kepada pengalaman yang dirasakan oleh wisatawan saat berkunjung ke destinasi. Kami ingin membuka ruang agar wisatawan dapat membagikan pengalaman dan saran untuk meningkatkan pelayanan dan menghadirkan kisah yang otentik dan bermakna,” lanjutnya.
Sejak kedatangan, sepuluh pengunjung akan disambut oleh Duta Pelanggan yang akan memberikan rekomendasi tour atau experience yang relevan serta menghadirkan storytelling, cultural interaction, photo spot recommendation, guided moment, atau service assistance.
Jajaran manajemen di masing-masing destinasi juga hadir sebagai tanda penghormatan sekaligus rasa terima kasih kepada pelanggan. Momentum ini merupakan bentuk terima kasih atas kepercayaan publik yang memilih destinasi Candi Borobudur, Candi Prambanan, Ratu Boko, dan TMII untuk menghabiskan waktu liburannya.
Pada Hari Pelanggan Nasional, IDM menghidupkan pengalaman bermakna wisatawan melalui lima indra, yaitu indera penglihatan (sight) dengan nuansa keramahtamahan khas Indonesia, tata ruang estetik, dan suguhan budaya Nusantara. Indra pendengaran (hearing) dengan alunan musik tradisional yang harmoni dengan suara alam, menciptakan suasana menenangkan dan membahagiakan.
Wisatawan juga diajak untuk mencicipi rasa (taste) dengan kuliner autentik Indonesia mulai dari hidangan tradisional, camilan lokal, buah segar, hingga minuman khas. Sentuhan (touch) dengan aktivitas interaktif yang memungkinkan pengunjung berpartisipasi langsung, membangun keterhubungan dengan budaya dan destinasi. Sementara indera penciuman (scent) dengan aroma rempah dan herbal segar yang menghadirkan keteduhan serta kenyamanan alami.
Melalui pengalaman yang utuh dan otentik, wisatawan bukan hanya menjadi pengunjung, melainkan juga pencerita yang membawa pulang kisah, rasa, dan kenangan indah dari destinasi Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, Ratu Boko, dan TMII.
Melalui perayaan Hari Pelanggan Nasional 2026 ini, IDM membangun komitmen jangka panjang dengan menghadirkan perjalanan yang berkesan, penuh kehangatan dan terus berkelanjutan.
“Kami percaya, pelayanan sepenuh hati akan menghadirkan perjalanan yang berkesan dan dari sanalah lahir cerita-cerita indah yang akan menumbuhkan kecintaan terhadap warisan budaya Indonesia,” pungkasnya.
Wayang Hunt: Ajak Pengunjung Jelajahi Beragam Touchpoint Destinasi
InJourney Destination Management (IDM) menghadirkan Wayang Hunt untuk menghadirkan pengalaman interaktif bagi pengunjung. Aktivitas eksplorasi destinasi dengan mengumpulkan berbagai jenis wayang ini dirancang untuk mendorong pengunjung tidak hanya menikmati atraksi utama destinasi, tetapi juga mengeksplorasi berbagai titik pengalaman yang tersedia di kawasan Taman Wisata Candi Borobudur, Taman Wisata Candi Prambanan, Keraton Ratu Boko, serta Teater dan Pentas Ramayana.
Mengusung konsep gamification, pengunjung ditantang untuk mengumpulkan wayang di sejumlah touchpoint. Setelah berhasil melengkapi seluruh koleksi, pengunjung dapat menukarkannya dengan souvenir tumbler sebagai reward. Pada setiap titik, pengunjung berkesempatan mendapatkan jenis souvenir wayang yang berbeda.
“Pengunjung memiliki kesempatan untuk menemukan berbagai touchpoint yang mungkin sebelumnya belum menjadi bagian dari rencana kunjungan mereka. Interaksi ini diharapkan dapat meningkatkan engagement sekaligus memperkaya pengalaman wisatawan di kawasan destinasi. Di sisi lain, wayang sebagai elemen utama permainan memberikan dimensi budaya dan menjadi bagian dari pengalaman wisata yang interaktif, ringan, dan relevan bagi pengunjung,” jelasnya.
Pengunjung yang ingin mencoba Wayang Hunt bisa mengunjungi touchpoint yang menjadi bagian dari Wayang Hunt. Peserta kemudian mengumpulkan seluruh jenis wayang hingga set lengkap. Setelah itu, peserta bisa menukarkan set wayang lengkap dengan tumbler sebagai hadiah.
Set wayang yang telah lengkap dapat ditukarkan di lokasi yang telah ditentukan. Untuk Candi Prambanan, penukaran dilakukan di Merch Store. Di Ratu Boko, penukaran dilakukan di Andrawina Resto. Di Borobudur tersedia di area exit drop-off. Adapun untuk Teater & Pentas Ramayana, penukaran dilakukan di Rama Shinta Garden Resto. Waktu penukaran berlangsung mulai pukul 14.00 WIB hingga tutup operasional, selama persediaan reward masih tersedia.
Wayang Hunt memiliki sejumlah touchpoint yang tersebar di empat area, yaitu Borobudur, Prambanan, Ratu Boko, dan Teater Pentas. Di Candi Borobudur, touchpoint Wayang Hunt tersedia di beberapa lokasi, seperti di titik Layang Swara, Pamong Naik Candi, Museum Karmawibhangga, Resto Witarka, serta area persewaan wahana skuter.
Di kawasan Candi Prambanan, pengunjung dapat menemukannya di sejumlah touchpoint, yaitu di titik Layang Swara, zona I Candi Prambanan, Candi Lumbung, Candi Bubrah, serta Candi Sewu. Di Keraton Ratu Boko, titik Wayang Hunt tersedia di titik Layang Swara, Giant Font Ratu Boko, Zona 1 Ratu Boko, serta Titik Tunggu Shuttle Ratu Boko. Untuk area Teater Pentas, touchpoint berada di titik Layang Swara, Rama Shinta Garden Resto, Stage Open Air, serta Souvenir Shop.
“Wayang Hunt menjadi salah satu bentuk inovasi pengalaman pengunjung yang memadukan eksplorasi destinasi, interaksi, unsur budaya, dan apresiasi dalam satu rangkaian aktivitas,” pungkasnya.

.png)