Penulis: Gabriel Bobby
PATADaily.id - The Nusa Dua - InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) kembali mengukuhkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola perusahaan yang transparan dan berintegritas melalui pencapaian sertifikasi SNI ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang diterima pada Jumat, (27/3/2026) di The Nusa Dua. Sertifikasi ini diperoleh setelah ITDC berhasil melalui proses Audit Surveillance II yang dilaksanakan pada Januari lalu.
Sertifikasi tersebut diberikan oleh PT Garuda Sertifikasi Indonesia, lembaga sertifikasi independen yang telah terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) dan menjadi bagian dari jejaring global International Accreditation Forum (IAF). Hal ini memastikan bahwa sertifikasi yang diperoleh ITDC memenuhi standar nasional maupun pengakuan internasional.
Plt Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam menjaga integritas pengelolaan kawasan pariwisata strategis nasional. “Sertifikasi ISO 37001 ini merupakan wujud komitmen kami dalam memastikan seluruh proses bisnis ITDC berjalan dengan prinsip transparansi dan integritas. Pencapaian ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kepercayaan investor dan mitra strategis, khususnya dalam pengembangan kawasan pariwisata berskala global yang menuntut standar tata kelola tinggi dan transparansi,” ujar Ahmad Fajar dalam keterangan pers resmi, Kamis (9/4/2026).
Ia menambahkan bahwa penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan tidak hanya berfungsi sebagai pemenuhan standar, tetapi juga sebagai instrumen penguatan sistem pengendalian internal serta budaya kerja yang menjunjung tinggi etika dan akuntabilitas.
Sebagai pengelola kawasan pariwisata nasional seperti The Nusa Dua di Bali, The Mandalika di Nusa Tenggara Barat (NTB), dan The Golo Mori di Nusa Tenggara Timur (NTT), ITDC memiliki peran strategis dalam menciptakan ekosistem investasi yang sehat dan berdaya saing global. Oleh karena itu, implementasi SMAP menjadi langkah penting dalam memastikan seluruh proses kerja sama dan pengembangan kawasan dilakukan secara profesional dan bebas dari praktik penyuapan.
Sertifikasi ISO 37001 juga sejalan dengan komitmen ITDC dalam penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya pada aspek governance, guna mendukung pengembangan kawasan pariwisata yang berkelanjutan, kredibel, dan terpercaya di tingkat nasional maupun internasional.
“Ke depan, ITDC akan terus memperkuat implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan melalui peningkatan kapasitas internal, penguatan pengawasan, serta kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, sebagai bagian dari upaya menjaga reputasi dan kepercayaan publik terhadap pengelolaan kawasan pariwisata nasional,” tutup Ahmad Fajar.

.jpg)
.jpg)