PATADaily.id - Kanada - Pada awal September 2025 lalu telah ditandatangani kesepakatan CEPA Indonesia-Canada yang diharapkan akan dapat mendongkrak kerja sama ekonomi kedua negara, baik dalam hal pedagangan, investasi dan sektor lainnya.
Karenanya sejalan dengan hal tersebut, maka CEO Business Forum Indonesia bergerak cepat terbang ke Kanada. Dan, dalam kunjungan itu Ketua Umum CEO Business Forum Indonesia Jahja B Soenarjo berangkat ke Ottawa, Kanada pada Senin, 29 Desember 2025.
Jahja mernjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan diskusi intensif dengan Duta Besar RI untuk Kanada, Muhsin Syihab yang didamping Atase Perdagangan Mahdewi Silky dan sejumlah Atase lainnya.
Juga, lanjutnya, ikut hadir Bill Hawkins dari Canada ASEAN Business Council serta Robert Tjandra dan Tenar Gunawan, keduanya merupakan anggota CBF Indonesia sekaligus Diaspora yang sudah lama menetap dan berbisnis di Kanada.
Jahja menerangkan, pada pertemuan tersebut dibahas mengenai peluang-peluang yang dapat dimanfaatkan dari adanya CEPA-IC serta disampaikan gagasan membentuk CBF Indonesia Regional Canada, guna menjembatani pengusaha kedua negara untuk berinteraksi. Komunitas jejaring gabungan ini akan memiliki 3 pilar advikasi utama :
- Pedagangan
- Investasi
- Pendidikan dan Kesehatan
"Langkah ini disambut baik oleh Duta Besar RI di Ottawa maupun Konjen RI di Toronto serta untuk sementara Ketum CBF Indonesia menetapkan Robert Tjandra sebagai Regional Chairman dan Tenar Gunawan sebagai co-Chairman," jelasnya.
Pertemuan ini berlanjut di Toronto dengan Konsul Jendral Vevie Damayanti yang sebelumnya sudah menerima delegasi ini dan menutup dengan pertemuan lanjutan pada 4 Januari 2026 di Wisma Indonesia di Toronto, dihadiri pula oleh beberapa diaspora lainnya.
Bahkan, lanjutnya, diusulkan Indonesia akan ambil bagian dalam Dragon Boat Festival dengan menampilkan ala ‘Pacu Jalur’ dan akan disponsori Indofood Canada yang juga hadir dalam pertemuan.
Pertemuan ini akan tetap berlanjut dengan komunikasi yang intensif melalui wadah yang sudah dibentuk dan beberapa langkah pertama disiapkan, diantaranya pengadaan tenaga ‘caregiver’ bersertifikasi, kerja sama antar lembaga pendidikan, advokasi untuk IPO di bursa Toronto sebagai strategi alternatif menjaring dana investor, ekspor teh kopi dan rempah yang bersertifikasi organik untuk memasok jaringan kuliner di Ontario. (Gabriel Bobby/dokumen foto: Arsip)

.jpg)
.jpg)