PATADaily.id - Jakarta - Penulis: Gabriel Bobby
Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) bersama Travel Meet Asia resmi memperkuat sinergi strategis dalam pengembangan sektor pariwisata dan MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions) Indonesia melalui implementasi kerja sama yang telah dimulai sejak penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada 7 Januari 2026 di Jakarta.
Adapun penandatanganan MoU tersebut dilaksanakan bertepatan dengan perayaan HUT ASITA ke-55 dan menjadi tonggak penting dalam memperkuat komitmen bersama untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat pertumbuhan industri pariwisata regional yang berdaya saing tinggi dan berkelanjutan.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Darren Seah, Executive Director Messe Berlin Asia Pacific selaku penyelenggara Travel Meet Asia bersama Budijanto Ardiansjah, Secretary General DPP ASITA sekaligus Chairman of ASITA Fair 2026 yang diisaksikan oleh Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Pariwisata Republik Indonesia dan jajaran Deputi Kementerian Pariwisata, serta Dr N Rusmiati M.Si., M.H, Ketua Umum DPP ASITA.
Kerja sama ini menghubungkan kekuatan jaringan internasional Messe Berlin Asia Pacific sebagai penyelenggara Travel Meet Asia dan ITB Asia, salah satu travel trade show terbesar di kawasan Asia Pasifik dengan kekuatan jaringan nasional ASITA yang tersebar di seluruh Indonesia.
Pada Mei ini, Travel Meet Asia secara resmi merilis press release internasional bertajuk “Travel Meet Asia and ASITA Sign Strategic MoU to Strengthen Indonesia’s Regional Tourism Presence”, yang menegaskan posisi penting Indonesia dalam ekosistem pariwisata Asia dan semakin memperkuat eksposur Indonesia di tingkat global.
Melalui kolaborasi ini, Travel Meet Asia akan memimpin strategi pemasaran internasional, global buyer recruitment, branding event, serta pengelolaan operasional pameran dan konferensi yang menghadirkan isu-isu strategis industri pariwisata regional dan global.
Sementara itu, ASITA akan berperan aktif dalam menggerakkan ekosistem pariwisata domestik melalui mobilisasi exhibitor nasional, sponsor strategis, business matching, forum industri, hingga koordinasi dengan Kementerian Pariwisata, pemerintah daerah, serta asosiasi terkait.
Budijanto Ardiansjah, Secretary General DPP ASITA/Chairman of ASITA Fair 2026 menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam membuka akses pasar internasional yang lebih luas bagi anggota ASITA dan pelaku industri pariwisata nasional.
“Kolaborasi ini bukan hanya tentang penyelenggaraan sebuah event internasional, tetapi merupakan upaya besar dalam membangun ekosistem bisnis pariwisata Indonesia yang lebih kuat, terkoneksi secara global, dan memiliki keberlanjutan jangkauan panjang. Travel Meet Asia menjadi platform yang sangat strategis untuk mempertemukan pelaku industri Indonesia dengan buyers internasional secara langsung,” ujarnya dalam keterangan pers resmi pada akhir pekan lalu.
Sebagai tindak lanjut dari kerja sama tersebut, ASITA bersama Travel Meet Asia saat ini tengah menyiapkan penyelenggaraan Travel Meet Asia 2026 yang akan berlangsung pada 23 hingga 24 Juni mendatang di Swissotel Jakarta, PIK Avenue sebagai salah satu platform B2B pariwisata terbesar di kawasan Asia Tenggara.
Event ini akan menghadirkan buyers internasional, sellers, tourism boards, airlines, hotel groups, destination management companies (DMC), tour operators, corporate travel buyers, investor, hingga para pemangku kepentingan sektor MICE dari berbagai negara.
Berbagai persiapan strategis telah dilakukan oleh ASITA, antara lain konsolidasi nasional anggota ASITA seluruh Indonesia, kurasi exhibitor unggulan, penyusunan forum bisnis dan konferensi industri, cultural performance, destination showcase Indonesia, business matching, serta program post-event familiarization trip ke berbagai destinasi unggulan nasional.
ASITA optimistis bahwa Travel Meet Asia 2026 akan menjadi momentum besar dalam meningkatkan inbound tourism, memperluas peluang investasi, memperkuat posisi Indonesia dalam industri MICE regional, serta mendorong kontribusi nyata sektor pariwisata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Melalui sinergi ini, ASITA menegaskan komitmennya untuk terus membawa pariwisata Indonesia semakin kompetitif, berkelanjutan, dan mendunia.

.jpg)
.jpg)