CULTURAL/HERITAGE

Wisnelly Serius Melestarikan Batik

post-img

PATADaily.id - Tangerang Selatan - Penulis: Gabriel Bobby

Wisnelly terlihat tetap semangat untuk serius melestarikan warisan budaya Indonesia, utamanya batik. Ya, kendati usianya sudah tidak muda lagi, semangatnya tidak luntur untuk terlibat langsung falam pelestarian batik.

Ya, dirinya tak hanya melestarikan batik sebagai bagian wastra Nusantara, namun Wisnelly juga memberikan sentuhan batik pada keramik, traveler bag, dinner set dan lainnya.

Wisnelly pemilik Indonesian Batik Pottery mengaku mulai tertarik terjun melestarikan batik sejak 2005 silam saat dirinya berkunjung ke Amsterdam di Belanda. 

"Ketika itu saya bersama teman berkunjung ke Amsterdam dan melihat anak sekolah yang bisa dibilang secara detail mengenai sejarah, dan makna batik," terangnya kepada PATADaily.id di workshop di Bintaro, Tangerang Selatan, Sabtu (15/8/2026).

Anak kecil di Belanda, lanjutnya, bisa mengetahui jenis batik seperti kawung. Ia pun tergugah dan merasa tertantang batik tidak hanya pada baju namun ternyata juga bisa dalam interior dan keramik saat dirinya kembali lagi di Indonesia.

Jadi, lanjutnya, di Indonesia ia pun mulai mencobaaplikasikan batik dalam interior dan keramik. "Ada hubungan sejarah antara batik dan keramik. Banyak pesan bagus yang terkandung dalam batik dan keramik," ucapnya.

Menurutnya, banyak pesan budaya juga yang terkandung dalam batik dan keramik. Wisnelly semakin menekuni batik sehingga terus mengembangkan dalam pelestarian batik Nusantara.

"Penggunaan batik pada masa lalu ada seperti uji fisik, mental, emosional dan spiritual sehingga memakai batik tidak bisa sembarangan orang," katanya.

Ia mengaku hobi batik sehingga mulai rajin mengumpuilkan jenis batik yang mulanya untuk kepuasan diri sendiri yang mencintai batik.

Kemudian batik pun juga menciptakan peluang ekonomi. "Batik mulai dipesan orang asing," ujarnya. Tak hanya sekadar kain untuk membuat baju batik namun sentuhan batik pun menular untuk benda lain, seperti dinner set.

"Batik bisa memberikan dampak ekonomi sehingga saya serius untuk mengembangkan bisnis batik," ungkapnya. Kini, lanjutnya, masyarakat sudah banyak yang menggunakan batik dalam kegiatan sehari-hari.

Bahkan, lanjutnya, batik bisa menghnidari salah kostum sehingga siapa pun yang memakai batik tidak perlu khawatir sebab bisa terhindar dari masalah salah kostum.

Apalagi harga batik pun semakin mahal sehingga mengenakan batik menjadi kebanggaan dan ekslusif lantaran batik pantas mendapat apresiasi dalam kehidupan manusia sehari-hari.

Wisnelly menyebut batik pun semaki  banyak dipelajari, seperti di Universitas Bhakti Asih Tangerang. "Batik di kampus ini dibedah dari teknologi, art, science, dan filosofi," terangnya.

 

"

Artikel Lainnya

Banner of PATA - Left Side
Banner of PATA - Right Side