PATADaily.id - Tangerang - Memasuki usia ke-4, Mandaya Royal Hospital Puri menandai momen penting perjalanannya dengan mengumumkan rencana pembangunan rumah sakit terbaru di kawasan Antasari, Jakarta Selatan. Rumah sakit yang diberi nama Mandaya Royal Hospital Antasari ini akan berdiri setinggi 23 lantai dan memiliki kapasitas 300 tempat tidur, dilengkapi beragam teknologi medis modern termasuk sistem robotik generasi terbaru.
Pembangunan Mandaya Royal Hospital Antasari menjadi langkah strategis Mandaya Group dalam memperluas jangkauan pelayanan serta menghadirkan pusat kesehatan modern yang mampu melayani kebutuhan masyarakat dengan standar internasional.
Selain mengumumkan pembangunan rumah sakit baru, Mandaya Royal Hospital Puri juga terus memperkuat layanan unggulannya, termasuk menghadirkan program transplantasi ginjal dan hati. Program ini didukung oleh tim dokter lengkap yang terdiri dari ahli bedah transplantasi, nefrolog, hepatolog, anestesi khusus transplantasi, serta perawat terlatih. Rumah sakit juga telah dilengkapi ruang operasi modern, ICU khusus transplantasi, dan teknologi penunjang sesuai standar internasional.
“Meski baru berusia empat tahun, kami telah memperoleh izin untuk melakukan transplantasi ginjal. Kami menjadi rumah sakit swasta keempat di Indonesia yang mampu menjalankan prosedur ini, didukung oleh tim nefrologi dan urologi yang sangat kuat. Selain itu, kami juga merupakan salah satu rumah sakit swasta di Indonesia yang dapat melakukan transplantasi hati.” kata dr. Ben Widaja, Co Founder dan Presiden Direktur Mandaya Hospital Group dalam keterangan resmi pada akhir pekan ini.
Di bidang onkologi, Mandaya Royal Hospital Puri memperkenalkan kemoterapi HIPEC (Hyperthermic Intraperitoneal Chemotherapy), yaitu terapi yang memberikan obat kemoterapi bersuhu hangat langsung ke rongga perut. HIPEC memberikan efektivitas tinggi dalam menangani kanker usus besar dan kanker ovarium stadium lanjut yang telah menyebar ke rongga perut, dengan efek samping lebih minimal dibandingkan kemoterapi sistemik.
Sementara dalam kesehatan wanita, Mandaya Royal Hospital Puri juga menghadirkan teknologi HIFU (High-Intensity Focused Ultrasound), yaitu metode non-invasif untuk mengatasi miom rahim tanpa operasi, sehingga organ rahim tidak perlu diangkat. Prosedur ini memanfaatkan gelombang ultrasound terfokus untuk menghilangkan miom secara presisi, memberikan kenyamanan lebih dan waktu pemulihan yang jauh lebih cepat.
Dengan berbagai inovasi layanan yang terus dikembangkan serta ekspansi besar melalui Mandaya Royal Hospital Antasari, momen ulang tahun ke-4 ini menjadi langkah penting bagi Mandaya Royal Hospital Puri dalam mewujudkan visinya menghadirkan layanan kesehatan yang semakin modern, inovatif, dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat Indonesia. (Gabriel Bobby)

.jpg)
.jpg)