PATADaily.id - Jakarta - Program Studi S1 Pariwisata Matana University hadir sebagai salah satu pilihan pendidikan pariwisata berkualitas di Gading Serpong. Berlokasi strategis di pusat kawasan pendidikan dan bisnis, program studi ini menawarkan keunggulan kompetitif melalui integrasi kuat antara akademisi dan industri yang didukung oleh jaringan hotel yang tersebar di beberapa kota di Indonesia di bawah manajemen Parador Hotels & Resorts. Dukungan ini membuka peluang magang, industrial visit, guest lecture, hingga rekrutmen langsung bagi mahasiswa.
Sebagai bentuk pengakuan di tingkat nasional, Prodi S1 Pariwisata Matana University telah tergabung dalam Himpunan Lembaga Pendidikan Tinggi Pariwisata Indonesia (HILDIKTIPARI), yang memperkuat posisi program studi dalam jejaring akademik dan pengembangan pendidikan tinggi pariwisata di Indonesia.
Dari sisi fasilitas, Matana University menyediakan ruang kelas modern, laboratorium praktik untuk simulasi restoran, pastry, dan kitchen. Lingkungan kampus yang strategis di kawasan Gading Serpong juga didukung akses transportasi yang mudah serta kedekatan dengan berbagai pusat bisnis, hotel, dan destinasi wisata edukatif yang menunjang pembelajaran berbasis praktik. Dukungan jaringan unit hotel Parador Hotels & Resorts meliputi Atria Hotel & Residences Gading Serpong, Atria Hotel Malang, Atria Hotel Magelang, Vega Hotel Gading Serpong, Fame Hotel Gading Serpong, Fame Hotel Sunset Road Bali, serta Starlet Hotel Serpong dapat mendukung program kerja/studi pariwisata bagi mahasiswa Matana University.
Rektor Matana University, Franky Jamin, menegaskan komitmen institusi dalam memperkuat kualitas dan jejaring program studi. “Dengan dukungan ekosistem industri yang solid serta tenaga pengajar berpengalaman nasional dan internasional, Prodi S1 Pariwisata Matana University berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri sekaligus membuka kesempatan kerja yang lebih luas bagi para lulusannya. Prodi ini tidak hanya mencetak lulusan yang memahami konsep pariwisatasecara akademis, tetapi juga membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis, jejaring profesional, dan wawasan global untuk bersaing di industri pariwisata yang terus berkembang,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (5/3/2026).
Dari sisi sumber daya manusia, program studi ini diperkuat oleh tenaga pengajar yang merupakan praktisi industri berpengalaman nasional maupun internasional. Kurikulum dirancang adaptif dengan pendekatan project-based learning, studi kasus industri, serta program magang terstruktur yang memungkinkan mahasiswa memperoleh pengalaman kerjasebelum lulus.
Dalam mendukung akses pendidikan yang inklusif, Matana University juga menyediakan berbagai skema beasiswa, mulai dari beasiswa akademik, beasiswa prestasi non-akademik, beasiswa rekomendasi sekolah, hingga beasiswa khusus mitra industri. Mahasiswa juga berkesempatan mengikuti program student exchange, kompetisi pariwisata, sertifikasi profesi, serta pelatihan berbasis industri untuk meningkatkan daya saing global.
Lebih lanjut, sejak 2025 lalu, Matana University terus melakukan peningkatan mutu dan perluasan jejaring internasional. Salah satu pencapaian strategisnya adalah resmi bergabungnya Prodi S1 Pariwisata sebagai anggota Pacific Asia Travel Association (PATA), asosiasi pariwisata internasional yang berfokus pada pengembangan industri pariwisata di kawasan Asia Pasifik. Keanggotaan ini membuka akses kolaborasi global, jejaring profesional internasional, serta peluang pengembangan kompetensi mahasiswa di level global.
“Dengan dukungan ekosistem industri yang solid, pengakuan nasional, jejaring internasional, fasilitas modern, serta tenaga pengajar berpengalaman, Program Studi S1 Pariwisata Matana University berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang adaptif, relevan, dan berorientasi pada kesiapan kerja,” tutup Triandi Pradana, Ketua Program Studi S1 Pariwisata Matana University. (Gabriel Bobby/Fisyabilla Risa Tanjung)


.jpg)
.jpg)