PATADaily.id - Jakarta - Penulis: Gabriel Bobby
Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) Sanctus Thomas Aquinas menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan President University terkait penyediaan program beasiswa pendidikan jenjang Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3).
Adapun penandatanganan MoU tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 6 Juni 2026 di President Lounge, Menara Batavia, Jakarta Pusat.
Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi kader PMKRI di seluruh Indonesia sekaligus mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang unggul, kompetitif, dan berintegritas.
Ketua Presidium PP PMKRI, Susana Florika Marianti Kandaimu, menyampaikan bahwa program beasiswa ini merupakan hasil dari komunikasi dan sinergi yang dibangun antara organisasi-organisasi yang tergabung dalam Cipayung Plus dengan pihak President University.
"Program beasiswa ini adalah hasil komunikasi para pimpinan Cipayung Plus dengan pihak President University. Kami mengapresiasi komitmen President University yang membuka ruang kolaborasi dalam mendukung pengembangan kapasitas generasi muda Indonesia melalui akses pendidikan yang lebih luas," ujar Susana dalam keterangan pers resmi pada akhir pekan lalu.
Menurutnya, kerja sama ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat kualitas kader organisasi melalui pendidikan tinggi. PMKRI memandang bahwa pendidikan merupakan instrumen penting dalam membangun kepemimpinan yang berkarakter, berwawasan global, dan memiliki kepedulian terhadap persoalan bangsa.
"PMKRI selalu meyakini bahwa investasi terbaik organisasi adalah investasi pada kualitas kader. Karena itu, kesempatan beasiswa dari jenjang S1 hingga S3 ini harus menjadi momentum bagi kader PMKRI untuk terus meningkatkan kapasitas akademik, intelektual, dan profesionalnya," lanjut Susana.
Ia juga menegaskan bahwa tantangan pembangunan bangsa ke depan membutuhkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga memiliki integritas moral dan komitmen kebangsaan yang kuat.
"Kami berharap program ini dapat melahirkan lebih banyak kader PMKRI yang mampu berkontribusi di berbagai bidang strategis, baik sebagai akademisi, profesional, birokrat, maupun pemimpin masyarakat. Pendidikan harus menjadi jalan untuk memperkuat pengabdian kepada gereja, bangsa, dan negara," tegasnya.
Kerja sama antara PP PMKRI dan President University ini diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi kolaborasi yang lebih luas di bidang pendidikan, penelitian, pengembangan kepemimpinan, serta peningkatan kompetensi generasi muda Indonesia.
Melalui MoU ini, PMKRI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan berbagai peluang pengembangan diri bagi kader sebagai bagian dari upaya mencetak pemimpin masa depan yang unggul, kritis, dan berdaya saing global.

.png)