PATADaily.id - Jakarta - Dalam rangka memperingati International Day of Education (IDE), PATA Indonesia Chapter (PIC) menyelenggarakan International Day of Education 2026 pada Jumat, 30 Januari lalu. Mengusung tema “The Power of Youth in Co-Creating Education,” kegiatan ini menegaskan peran strategis generasi muda sebagai co-creators dalam membangun pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan masa depan, sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDG) 4: Quality Education.
IDE 2026 didukung oleh berbagai mitra strategis, antara lain Jababeka, Eljohn Foundation, Eljohn TV, BINUS University, Politeknik Pariwisata Bali, serta sejumlah institusi pendidikan dan industri lainnya. Event ini menjadi ruang kolaboratif yang mempertemukan akademisi, praktisi industri, mahasiswa, dan pemuda untuk bersama-sama mengeksplorasi bagaimana pendidikan dapat dikembangkan melalui kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan aktif generasi muda.
Tak hanya itu, dukungan juga datang dari Matana University, Politeknik Bintan Cakrawala, dan Institut Pariwisata & Bisnis Internasional. Salah satu narasumber, Teguh Amor Patria, PhD dari BINUS University, mempresentasikan topik “Empowering Travel & Tourism Students through Non-Profit, Community-Oriented Activities.”
Ia menyoroti pentingnya kegiatan volunteerism dan keterlibatan mahasiswa dalam aktivitas sosial berbasis komunitas sebagai bagian dari proses pembelajaran yang tidak hanya membangun kompetensi profesional, tetapi juga karakter, empati, dan kepemimpinan.
Perspektif transformasi pariwisata disampaikan oleh Prof Dr Ni Made Eka Mahadewi, M.Par., CHE dari Politeknik Pariwisata Bali melalui topik “Youth Tourism as the Driving Force of Indonesia’s Tourism Transformation.” Dalam paparannya, ia menekankan bahwa pemuda pariwisata memiliki peran penting dalam mendorong perubahan industri melalui inovasi, pemanfaatan teknologi, dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan.
Dari sudut pandang pemuda, Amelya Enjelita Sitorus, Putri Kampus Indonesia AI & Teknologi 2025, membawakan topik inspiratif “What You Fill Your Glass Will Shape Your Destiny.” Ia mengajak generasi muda untuk melihat pendidikan sebagai sebuah privilege, mindset sebagai kekuatan, dan purpose sebagai praktik nyata yang membentuk arah kehidupan dan kontribusi mereka bagi masyarakat.
Sementara itu, Reza Permadi, S.T., M.Par. dari BINUS University mengangkat topik “Bridging Campus and Industry: How Youth and Industry Practitioners Co-Create Value in Education.” Topik ini menekankan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan dan industri agar proses pembelajaran mampu menghasilkan lulusan yang adaptif, relevan, dan siap berkontribusi secara nyata.
Selain highlight paparan para pembicara, Purnomo Siswoprasetijo, President/CEO PATA Indonesia Chapter, menegaskan bahwa pemuda harus ditempatkan sebagai mitra strategis dalam pembangunan pendidikan.
“Pemuda bukan hanya penerima manfaat pendidikan, tetapi juga co-creators yang memiliki kapasitas untuk menciptakan nilai, inovasi, dan solusi. IDE 2026 menjadi platform penting untuk mendorong peran aktif generasi muda dalam membangun pendidikan berkualitas,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (31/1/2026).
Hal senada disampaikan oleh Ningsih Chandra, Secretary General PATA Indonesia Chapter, yang menekankan relevansi IDE 2026 dengan agenda global pendidikan. “Tema IDE 2026 dan topik para narasumber sangat relevan dalam mendukung pencapaian SDG 4 – Quality Education. Pendidikan hari ini perlu melampaui ruang kelas dan melibatkan kolaborasi, nilai sosial, serta peran aktif pemuda sebagai penggerak perubahan,” jelasnya.
Melalui IDE 2026, PATA Indonesia Chapter berharap dapat terus mendorong kolaborasi antara pemuda, institusi pendidikan, dan industri dalam co-creating education yang berkelanjutan, adaptif, inovatif, dan berdampak positif bagi masa depan Indonesia dan kawasan Asia Pasifik.
Pada kesempatan ini, hadir juga Poernomo Siswoprasetijo, President/CEO PATA Indonesia Chapter yang memberikan sambutan. (Gabriiel Bobby)

.jpg)
.jpg)