JAKARTA'S EVENTS

Harapan dan Usaha, Pesan Tahun Baru 2026 Ketua Umum KRIS

post-img

Sambutan Ketua Umum KRIS
Menyambut Tahun Baru 2026

Harapan dan Usaha

Oleh: Adharta 
Ketua Umum
KRIS 
( Komunitas Relawan Indonesia Sehat) 

Jakarta, 
1 Januari 2026

Sahabatku,
Dimanapun Anda berada,

Selamat Tahun Baru 2026.

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan kasih-Nya, kita semua masih diberi kesempatan untuk menapaki hari pertama di tahun yang baru, Tahun 2026, dengan harapan yang baru, tekad yang baru, dan semangat yang diperbarui.

Tahun 2025 telah kita lewati bersama. Ia bukan tahun yang mudah, namun juga bukan tahun yang sia-sia. 

Tahun 2025 adalah tahun pembelajaran tentang ketahanan, kesabaran, dan keberanian untuk tetap berdiri di tengah perubahan yang cepat, tantangan yang kompleks, dan dinamika sosial yang sering kali tidak menentu

Sepanjang 2025, bangsa Indonesia menghadapi berbagai peristiwa penting. 
Di bidang sosial, kita menyaksikan masih lebarnya kesenjangan, meningkatnya beban hidup masyarakat kecil, serta tantangan kesehatan mental dan fisik yang semakin nyata. 

Namun di saat yang sama, kita juga melihat tumbuhnya kepedulian, gotong royong, dan solidaritas sosial yang tidak pernah benar-benar padam. Terutama menghadapi bencana di Sumatra yang datang secara beruntun.
Dan bencana didaerah Tersebar hampir seluruh Indonesia. 

Di bidang politik, 2025 menjadi masa konsolidasi pasca-pemilu. Demokrasi terus diuji bukan hanya di bilik suara, tetapi juga dalam sikap saling menghormati, kedewasaan berpendapat, dan kemampuan untuk menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan golongan. 
Kita belajar bahwa demokrasi yang sehat membutuhkan warga yang sadar, kritis, namun tetap beretika.

Dalam ranah budaya, kita menghadapi tantangan besar akibat derasnya arus globalisasi dan digitalisasi. Nilai-nilai luhur bangsa kerap tergerus oleh budaya instan dan individualistik. 

Namun di sisi lain, kesadaran untuk kembali merawat budaya, identitas, dan kearifan lokal mulai tumbuh, terutama di kalangan generasi muda yang kreatif dan inovatif.
Sementara itu, 
di bidang ekonomi, 2025 masih menjadi tahun pemuliha. UMKM berjuang bangkit, lapangan kerja beradaptasi dengan teknologi, dan masyarakat dituntut untuk semakin tangguh serta cerdas dalam mengelola ekonomi keluarga. Tantangannya besar, tetapi peluang juga terbuka lebar bagi mereka yang mau belajar, berkolaborasi, dan bekerja keras.

Dari semua yang terjadi di 2025, kita belajar satu hal penting: harapan tidak pernah datang dengan sendirinya, harapan harus diperjuangkan.

Memasuki Tahun 2026, kita tidak boleh hanya berharap keadaan akan membaik. 
Kita harus bertanya pada diri kita masing-masing: apa yang bisa kita lakukan agar keadaan menjadi lebih baik?

Harapan kita di 2026 adalah Indonesia yang lebih sehat. Namun bukan hanya sehat secara fisik, tetapi juga sehat secara mental, sosial, politik, budaya, dan ekonomi.

Dalam bidang sosial, kita berharap terciptanya masyarakat yang lebih peduli, inklusif, dan saling menguatkan. Usahanya adalah dengan terus menumbuhkan empati, memperbanyak aksi nyata di akar rumput, dan menjadikan kepedulian sebagai gaya hidup, bukan sekadar slogan.

Dalam bidang politik, harapan kita adalah terciptanya kehidupan demokrasi yang matang dan beradab. Usahanya adalah dengan meningkatkan literasi politik masyarakat, mendorong dialog yang sehat, serta menolak politik kebencian dan disinformasi.

Dalam bidang budaya, harapan kita adalah terjaganya jati diri bangsa di tengah modernitas. Usahanya adalah dengan merawat tradisi, mendukung karya budaya, dan menanamkan nilai-nilai luhur kepada generasi muda melalui keteladanan, bukan hanya ceramah.

Dalam bidang ekonomi, harapan kita adalah masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera. 

Usahanya adalah dengan memperkuat ekonomi kerakyatan, mendorong kewirausahaan sosial, serta membangun kolaborasi antara komunitas, dunia usaha, dan pemerintah.

Di sinilah peran KRIS 
Komunitas Relawan Indonesia Sehat menjadi sangat penting.

KRIS bukan sekadar organisasi. 
KRIS adalah gerakan nurani. Gerakan orang-orang yang percaya bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang konsisten.

Memasuki 2026, KRIS berkomitmen untuk:
Menguatkan kembali peran relawan sebagai agen perubahan di lingkungannya masing-masing.

Mengaktifkan kembali seluruh anggota KRIS melalui program-program nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak komunitas, tokoh masyarakat, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya.
Fokus pada isu kesehatan holistik, mencakup kesehatan fisik, mental, sosial, dan lingkungan.

Untuk membangkitkan kembali soliditas anggota KRIS, kita akan menempuh beberapa langkah penting:
Membangun komunikasi yang lebih intens dan bermakna antaranggota.

Memberikan ruang partisipasi yang nyata, bukan sekadar simbolik.
Mengapresiasi setiap kontribusi, sekecil apa pun.
Menumbuhkan kembali rasa memiliki bahwa KRIS adalah rumah bersama.

Saya percaya, setiap anggota KRIS memiliki potensi luar biasa. 
Yang dibutuhkan hanyalah kepercayaan, kesempatan, dan keberanian untuk bergerak.

Sahabat-sahabat KRIS dan keluarga besar

Tahun 2026 adalah lembaran baru. 

Kita boleh menoleh ke belakang untuk belajar, tetapi kita harus melangkah ke depan dengan keyakinan.

Mari kita jadikan 2026 sebagai tahun kebangkitan kepedulian, penguatan solidaritas, dan aksi nyata untuk Indonesia yang lebih sehat.

Akhir kata, atas nama pribadi dan sebagai Ketua Umum KRIS, saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi, kesetiaan, dan semangat seluruh sahabat KRIS di manapun berada.

Selamat Tahun Baru 2026.
Mari kita rawat harapan, dan kita wujudkan dengan usaha bersama.
Selamat berjuang

Salam sehat,
Salam
Salam kemanusiaan,


Adharta

Ketua Umum
KRIS 
Komunitas Relawan Indonesia Sehat


Www.kris.or.id

Artikel Lainnya

Banner of PATA - Left Side
Banner of PATA - Right Side