PATADaily.id - Jakarta - Penulis: Gabriel Bobby
Alumni Kolese Kanisius menggelar Canisius Health Expo 2026 di Canisius College Jakarta pada Minggu, 24 Mei 2026. Kegiatan yang diadakan dalam rangkaian Canisius College Alumni Day (CCAD) 2026 tersebut menghadirkan layanan konsultasi medis gratis, pemeriksaan kesehatan, talkshow edukatif, hingga program donasi kacamata bagi guru dan tenaga pendidik.
Ketua Panitia Canisius Health Expo, dr Sigit Dewanto, mengatakan kegiatan ini lahir dari kegelisahan atas semakin banyaknya penderita sakit kronis dan keterbatasan akses layanan kesehatan dan simpang siur informasi kesehatan.
Ia mencontohkan, banyak anak muda kini menderita penyakit jantung, stroke, diabetes, atau gangguan metabolik. “Di sisi lain, akses terhadap konsultasi dokter spesialis dan informasi kesehatan yang kredibel tak merata. Melalui Canisius Health Expo 2026, kami ingin menghadirkan ruang kesehatan yang lebih terbuka, ramah, dan mudah dijangkau masyarakat,” ujar Sigit.
Sebelumnya Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Prof Dr dr Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD, PhD, mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh alumni Kanisius dan menyoroti risiko gaya hidup kurang gerak (sedentary) yang semakin marak.
“Berbagai penelitian menunjukkan bahwa waktu bergerak yang sedikit, tidur yang semakin kurang, konsumsi gula, lemak dan garam yang tinggi, menyebabkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah yang semakin tinggi,” ungkap Dante saat membuka Canisius Health Expo.
Kegiatan ini dirancang sebagai ruang kolaborasi lintas sektor di bidang kesehatan. Canisius Health Expo menghadirkan layanan konsultasi gratis dari berbagai bidang spesialis, dari jantung dan pembuluh darah, mata, saraf, orthopedi, kesehatan pencernaan dan metabolik, urologi, kesehatan ibu dan anak, fisioterapi, akupunktur, hingga kesehatan kulit dan gigi.
Tercatat 58 dokter spesialis terjun langsung di kegiatan ini, sementara pengunjung tak kurang dari 1.500 orang. “Kami berharap acara ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan penyakit, pola hidup sehat, dan akses konsultasi medis yang lebih mudah dijangkau,” ujar Ketua Divisi Acara Canisius Health Expo, dr Wishnu Widodo.
Selain memberikan layanan kesehatan untuk masyarakat umum, panitia CCAD 2026 juga mengadakan pemeriksaan kesehatan bagi 40 guru Kolese Kanisius, serta pemberian kacamata gratis bagi 160 guru aktif, guru purnabakti, rohaniwan, staf, dan tenaga pendukung sekolah.
Ketua Angkatan 2001 Kanisius, Wira Satria, mengatakan program tersebut bentuk apresiasi kepada para pendidik yang telah mengabdikan hidupnya. “Kami percaya, menjaga kesehatan para pendidik berarti ikut menjaga semangat mereka sekaligus mendukung siswa-siswa Kanisius untuk mendapatkan pengetahuan,” ujar Wira.
Canisius Health Expo bagian dari rangkaian CCAD 2026 yang mengusung tema Engaging Canisian, menjelang peringatan satu abad Kolese Kanisius pada 2027 mendatang. Sebelumnya, panitia CCAD 2026 juga menggelar kegiatan sosial bagi penyandang multidifabel serta program reforestasi berbasis agroforestri di kawasan Megamendung, Bogor.
Ketua Umum Panitia CCAD 2026, Rifan Oktavianus, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan itu didasari oleh semangat “men for and with others” yang terus dijaga oleh alumni Kanisius. “Kami mengupayakan agarpersaudaraan yang solid ini bisa memberikan dampak positif untuk lingkungan hidup dan sosial
kemasyarakatan, termasuk kesehatan,” ujar Rifan.

.png)