JAKARTA'S EVENTS

ASDP Bawa Transformasi Penyeberangan Indonesia ke Panggung Internasional di Interferry 2026

post-img

PATADaily.id - Jakarta - Penulis: Gabriel Bobby

Pengalaman Indonesia dalam membangun sistem penyeberangan yang terintegrasi mendapat sorotan di panggung internasional melalui partisipasi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dalam 50th Annual Interferry Conference 2026 di Bangkok, Thailand, pada 31 Oktober hingga 4 November 2026. 

Dalam forum yang mempertemukan pelaku industri feri dunia tersebut, ASDP membagikan pembelajaran transformasi operasional melalui digitalisasi, peningkatan pengalaman pelanggan, serta penguatan ketahanan layanan di tengah dinamika permintaan perjalanan.

Direktur Operasi dan Transformasi ASDP, Rio Lasse menyampaikan bahwa digitalisasi tidak hanya berfungsi sebagai sarana transaksi, tetapi juga menjadi instrumen untuk membaca dan mengelola permintaan perjalanan sejak sebelum penumpang dan kendaraan tiba di pelabuhan. Salah satu wujudnya adalah Ferizy, platform pemesanan tiket daring yang membantu menghadirkan visibilitas terhadap pola pemesanan dan komposisi kendaraan sebagai dasar perencanaan kapasitas, jadwal, serta pengaturan arus kedatangan.

Melalui pendekatan tersebut, pengelolaan operasional didorong bergeser dari sekadar merespons antrean di area pelabuhan menjadi mengelola permintaan secara lebih dini. Informasi pemesanan dapat dimanfaatkan untuk memperkirakan kebutuhan layanan, menyiapkan kapal dan dermaga, mengatur alur kendaraan, serta menyelaraskan respons antar pemangku kepentingan. Dengan demikian, pelabuhan tidak lagi menjadi titik pertama ketika lonjakan permintaan terlihat.

“Digitalisasi memberi kita visibilitas untuk memahami permintaan lebih awal. Namun, ketahanan operasional tidak dibangun oleh teknologi semata. Dibutuhkan kesiapan insan, proses yang disiplin, pengalaman pelanggan yang terencana, serta koordinasi seluruh ekosistem agar setiap bagian bergerak dalam satu kesatuan,” ujar Rio dalam keterangan pers resmi, Kamis (5/11/2026).

Dalam pelaksanaannya, pengalaman pelanggan juga merupakan bagian dari ketahanan operasional. Kepastian informasi perjalanan, pemesanan lebih awal, serta kemudahan perubahan jadwal dan pengembalian dana membantu membentuk perilaku perjalanan yang lebih terencana. Hal ini turut mengurangi ketidakpastian operasional, terutama pada periode dengan permintaan tinggi.

ASDP juga menyoroti pentingnya melihat layanan penyeberangan sebagai satu koridor operasional yang saling terhubung, bukan hanya aktivitas di satu terminal. Pada lintasan Merak–Bakauheni, pengelolaan permintaan, kapasitas kapal dan pelabuhan, pengaturan arus, serta koordinasi antarinstansi perlu berjalan dalam satu gambaran operasional. Pendekatan ini didukung oleh pemanfaatan pusat kendali operasi, data bersama, dan kolaborasi dengan regulator, otoritas pelabuhan, operator, serta pemangku kepentingan terkait.

Rio menjelaskan, ketahanan sistem dibangun melalui lima kapabilitas yang saling menguatkan, yakni Digital, People, Process, Customer, dan Ecosystem. Aspek digital menyediakan data dan visibilitas permintaan; people memastikan kesiapan serta pengambilan keputusan di lapangan; process menjaga disiplin dan konsistensi operasional; customer mendorong layanan yang informatif dan dapat diprediksi; sementara ecosystem memastikan seluruh pemangku kepentingan bergerak secara terkoordinasi.

“Pelajaran penting yang kami bagikan adalah bahwa sistem penyeberangan yang tangguh harus dirancang sebagai kemampuan bersama. Kapal, pelabuhan, petugas, pelanggan, regulator, dan teknologi perlu terhubung dalam satu sistem kerja. Ketika seluruh ekosistem bergerak bersama, layanan akan lebih adaptif dalam menghadapi lonjakan permintaan maupun gangguan,” tambah Rio.

Partisipasi dalam Interferry 2026 menjadi kesempatan bagi ASDP untuk bertukar pengetahuan dan memperkaya perspektif bersama komunitas industri feri global. Berbagai pengalaman dan praktik yang dibagikan dalam forum ini diharapkan dapat memperkuat upaya perusahaan dalam mengembangkan layanan penyeberangan yang semakin adaptif, andal, berorientasi pada pelanggan, dan berkelanjutan.

Melalui kolaborasi dan pembelajaran lintas negara, ASDP berkomitmen untuk terus mendorong transformasi layanan penyeberangan sebagai bagian penting dari konektivitas nasional serta menjadi penggerak mobilitas masyarakat dan logistik Indonesia.

 

Artikel Lainnya

Banner of PATA - Left Side
Banner of PATA - Right Side