HOTEL

Perkuat Komitmen pada Governance dan Compliance, InJourney Hospitality Raih Penghargaan Diamond Dalam Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026

post-img

PATADaily.id - Jakarta - PT Hotel Indonesia Natour (InJourney Hospitality) kembali menunjukkan komitmennya dalam implementasi tata kelola perusahaan dan budaya kepatuhan berkelanjutan melalui raihan penghargaan Diamond pada kategori PROSPER D dalam ajang Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026 (IRCA 2026) yang diselenggarakan oleh Hukumonline di Hotel Le Meridien Jakarta.

Penghargaan ini menjadi wujud pengakuan atas komitmen InJourney Hospitality dalam mengintegrasikan kepatuhan hukum, penguatan manajemen risiko, serta implementasi prinsip Good Corporate Governance (GCG) sebagai fondasi strategis dalam mendukung transformasi bisnis dan pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan. 

Indonesia Regulatory Compliance Awards (IRCA) merupakan ajang penghargaan tahunan yang diberikan kepada perusahaan dan pimpinan perusahaan yang dinilai mampu menjadi benchmark dalam implementasi kepatuhan regulasi, tata kelola perusahaan, dan praktik bisnis berkelanjutan di Indonesia.

Penghargaan untuk InJourney Hospitality diterima oleh Direktur Keuangan & Manajemen Risiko, Abraham Ismail . Raihan penghargaan Diamond pada kategori PROSPER D menjadi bentuk pengakuan atas konsistensi InJourney Hospitality dalam memperkuat implementasi budaya kepatuhan hukum, tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), serta pengelolaan bisnis yang menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, dan integritas. 

Abraham Ismail, Direktur Keuangan & Manajemen Risiko InJourney Hospitality menyampaikan, “Penghargaan ini menjadi momentum penting bagi InJourney Hospitality untuk terus memperkuat budaya kepatuhan dan tata kelola perusahaan sebagai bagian dari strategi transformasi jangka panjang 
perusahaan. Di tengah lanskap bisnis yang semakin dinamis dan penuh disrupsi, kemampuan perusahaan dalam mengelola risiko, menjaga integritas, serta memastikan kepatuhan terhadap regulasi menjadi faktor fundamental dalam menciptakan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.” 

“Bagi kami, kepatuhan bukan hanya tentang memenuhi ketentuan regulasi, tetapi bagaimana membangun sistem bisnis yang kredibel, adaptif, dan mampu menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan. Kami percaya bahwa tata kelola perusahaan yang kuat akan menjadi fondasi utama dalam memperkuat daya saing InJourney Hospitality sebagai perusahaan hospitality nasional yang mampu tumbuh secara berkelanjutan dan relevan di tingkat global.” tutup Bram dalam keterangan pers resmi belum lama ini.

Indonesia Regulatory Compliance Awards sendiri merupakan ajang apresiasi yang tidak hanya menilai pencapaian perusahaan, tetapi juga merefleksikan komitmen jangka panjang dalam membangun manajemen risiko yang kuat serta menciptakan nilai berkelanjutan melalui penerapan kepatuhan yang konsisten.

Chief Executive Officer (CEO) Hukumonline, Arkka Dhiratara, mengatakan dunia saat ini berada dalam fase ketidakpastian tinggi. Ketegangan geopolitik, fragmentasi rantai pasok, perlambatan ekonomi global, tekanan harga komoditas, hingga percepatan transformasi digital dan kecerdasan buatan alias artificial intelligence (AI) telah mengubah cara bisnis beroperasi dan mengambil keputusan. 

Indonesia masih menghadapi tantangan besar terkait hambatan regulasi, perizinan, dan integrasi tata kelola yang membutuhkan penguatan berkelanjutan. Karena itu, Arkka menilai fungsi legal dan compliance kini tidak lagi berada di belakang layar, melainkan telah bertransformasi menjadi strategic enabler bagi bisnis. Dengan perannya lebih dari sekedar memastikan kepatuhan terhadap kebijakan yang ada, tapi membantu perusahaan bergerak lebih cepat. 

IRCA 2026 diikuti oleh 131 perusahaan dari 23 sektor industri yang telah melalui proses pengumpulan dan penilaian data survei sejak Januari hingga Februari 2026. Penjurian dilakukan oleh dewan juri independen yang terdiri dari advokat senior, pakar tata kelola perusahaan, hingga mantan pimpinan KPK guna memastikan objektivitas dan kredibilitas proses penilaian. 

Penilaian IRCA 2026 dilakukan melalui metode self-assessment dengan pendekatan terstruktur yang mencakup evaluasi dan monitoring kepatuhan, efektivitas sosialisasi regulasi di internal perusahaan, pemanfaatan inovasi dan teknologi, pengembangan sumber daya manusia, hingga implementasi manajemen risiko dan tata kelola perusahaan secara menyeluruh.

Penghargaan ini menjadi refleksi atas komitmen PT Hotel Indonesia Natour dalam membangun praktik bisnis yang bertanggung jawab, transparan, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung terciptanya ekosistem usaha nasional yang sehat, berintegritas, dan kompetitif di tingkat global.

Artikel Lainnya

Banner of PATA - Left Side
Banner of PATA - Right Side