November, West Sumatera & Beyond Tourism Expo akan Digelar di Jakarta

Share

Istimewa

PATADaily.id – Menyongsong tahun kunjungan wisata Sumatera Barat 2023, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mulai menyiapkan program promosi pariwisata Sumatera Barat ditingkat nasional dan internasional dalam program Visit Beautiful West Sumatera 2023, melalui PT Balairung Citrajaya Sumbar (BUMD) bersama RajaMICE akan menggelar event pariwisata yang bertajuk West Sumatera & Beyond Tourism Fair (WSBTF) 2022 yang akan dilaksanakan pada 18-20 November mendatang di Hotel Balairung, Jakarta. 

Event WSBTF 2022 sebuah Event B2B dan B2C yang berfokus pada promosi destinasi pariwisata dalam langkah untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan peningkatan ekonomi kreatif di Sumatera Barat.

WSBTF menawarkan berbagai macam program wisata, UMKM khas, serta paket perjalanan ke Sumatera Barat terlengkap dengan harga spesial dari masing-masing Kabupaten/Kota di Sumatera Barat dan travel agent.

Selain banyak promo menarik di booth, WSBTF 2022 juga menghadirkan berbagai program talkshow dan penampilan budaya dari 19 Kabupaten Kota. 

Dalam rangka sosialisasi kegiatan diatas bertempat di Aula Gubernur Sumatera Barat digelar FGD menghadirkan pembicara-pembicara yaitu Adib Alfikri (Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Sumatra Barat), Luhur Budianda (Kepala Dinas Pariwisata Sumatra Barat), Sari Lenggogeni (Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Sumatera Barat), Raseno Arya (Ketua Tim Kerja Tahun Kunjungan Wisata Sumatera Barat Tahun 2022-2023) dan Buchari Bachter (Direktur PT Balairung Citrajaya Sumbar) dan sebagai moderator Panca R Sarungu, Chief Community Officer TEPANAS (Teman Parekraf Nasional) sekaligus CEO RajaMICE. 

Tema FGD Pariwisata dan Peluang Investasi yang dilaksanakan secara hybrid adalah “Mempersiapkan Sumatera Barat Sebagai Destinasi Unggulan dan peluang invesasi Dalam Rangka Visit Beautiful West Sumatera 2023” dihadiri oleh industri pariwisata dan para Kepala Dinas Pariwisata dan PMPTST se Sumatera Barat.   

Buchari Bachter, menyampaikan investasi di Sumatera Barat khususnya di bidang pariwisata, pemerintah Sumatera Barat melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu telah menyiapkan beberapa lokasi yang siap terbuka luas untuk para investor baik nasional maupun internasional dan Feasibility Study (FS) sudah disiapkan.

FGD dan ini merupakan sebuah hal yang menarik untuk dijadikan kegiatan bergulir, sehingga kegiatan invesment forum dapat di adakan kembali di Jakarta pada kegiatan yang akan kami selengarakan di West Sumatera & Beyond Tourism Fair November nanti.  

Sementara Sari Lenggogeni menyampakan berdasarkan informasi awal hasil survey internal BPPS, ternyata event berbasis budaya, musik tradisi dan sport ketiganya menjadi hal yang menarik bagi kalangan milenial terutama musik-musik kontemporer.

Selain itu juga kegiatan-kegiatan yang berbasis budaya khususnya nagari bagi pelancong yang datang dari tetangga provinsi sekitar Sumatera Barat tetap menjadi minat wisatawan lokal. 

Dengan semakin baiknya infrastruktur, turis domestik yang mengunakan jalan darat juga terbukti menjadi mesin utama pergerakan wisata di Sumatera Barat. 

Panca R Sarungu melihat bahwa Sumatera Barat, adalah satu-satunya provinsi yang mendeklarasikan tahun kunjungan ini merupakan inisiatif yang luar biasa terlebih Sumatera Barat memiliki kekuatan diaspora terbesar di Nusantara.

Kedepannya kegiatan ini bisa berjalan baik jika antar stakeholder bisa bekerja sama dengan tim tahun kunjungan  yang sudah dibentuk dengan kolaborasi pemangku kepentingan dari 19 kabupaten/kota. 

Lanjut Panca, Perlunya kegiatan yang terpola, terstruktur dan sistematis serta masif untuk memberikan ruang kepada kabupaten/kota agar dapar berkolaborasi dan berkordinasi terutama menghindari tarik menarik jadwal kegiatan sehingga masing masing dapat menampikan produk wisata yang mengusung keunikan daerah. (Gabriel Bobby)

Share