Pesan Miss Grand Tourism Indonesia 2022 untuk Milenial soal Energi Terbarukan

Share

Miss Grand Tourism Indonesia 2022 (Ist)

PATADaily.id – Pada masa mendatang, anak muda memiliki peran untuk memberikan solusi-solusi yang terbaik mengenai energi terbarukan.

Miss Grand Tourism Indonesia 2022, Dita Fatimatuzzahra turut memberikan perhatian pada isu Energi Baru dan Terbarukan (EBT).

Baginya Generasi Z dan Milenial sepantarannya perlu mempelajari soal isu EBT. Dita mengakui, isu EBT mungkin kedengarannya masih belum terlalu familiar di kalangan Gen Z dan Milenial.

Karenanya perlu ada edukasi soal EBT yang merata pada generasi muda, karena ke depan, generasi muda yang akan memiliki peran untuk mendorong pengembangan EBT.

“Perlu dilakukan edukasi dan sosialisasi soal energi terbarukan pada anak muda. Di masa mendatang, anak muda memiliki peran untuk memberikan solusi-solusi yang terbarik soal energi terbarukan,” ujar Dita, Minggu (26/6/2022).

Pernyataan itu disampaikan Dita dalam Talkshow “Energi Terbarukan untuk Siapa? Kamu Perlu Tahu!” yang didukung oleh Pertamina Geothermal Energy (PGE). Talkshow sukses diselenggarakan oleh Tirta Komunika dan Netralnews.com.

Selain Dita, turut hadir sebagai pembicara Dirjen EBTKE (Kementerian ESDM) yang diwakili oleh Kordinator Keteknikan dan Lingkungan Aneka EBT, Martha Relitha Sibarani; Senior Vice President Strategy and Investment PT Pertamina (Persero), Daniel Purba; Public Figure, Olivia Zalianty; Mister Grand Tourism 2022, Rifky Moor.

Lebih lanjut Dita mengatakan bahwa generasi muda bisa melakukan aksi kecil dan sederhana untuk menjaga lingkungan serta mendukung keberhasilan EBT di masa transisi saat ini.

Menurutnya, ada banyak anak muda yang aktif di media sosial (Medsos) dengan jumlah pengikut yang begitu banyak.

Dita merasa, Medsos generasi muda bisa jadi wadah untuk melakukan sosialisasi soal EBT dan mengkampanyekan kepedulian pada lingkungan di kalangan anak muda.

“Sebagai perwakilan anak muda, Dita sendiri berharap bisa turut membantu sosialisasikan soal energi terbarukan melalui media sosial Dita. Harapannya bisa menjadi contoh bagi anak muda yang peduli akan lingkungan dan energi terbarukan,” ujar perempuan 21 tahun ini. (Gabriel Bobby)

Share