‘Mandalika Jadi Epicentrum Pariwisata yang Berdampak Positif bagi Kemajuan Semua Destinasi yang Ada’

Share

Istimewa

PATADaily.id – Perhelatan gelaran akbar event internasional MotoGP Mandalika 2022 yang digelar di Mandalika, Lombok pada 18-20 Maret yang menjadi kebanggaan Indonesia telah usai dan meninggalkan jejak manis bagi negeri ini, utamanya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Tanah Air, khususnya di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Yusron Hadi, Kepala Dinas Pariwisata NTB menjelaskan bahwa promosi akan semakin digencarkan, penataan destinasi dan ekraf juga harus semakin diperbaiki.

Tak bisa dipungkiri gegap gempita MotoGP Mandalika 2022 memberikan dampak positif bagi masyarakat Lombok untuk perekonomian membaik.

Seperti diketahui, Lombok diuntungkan dengan adanya promosi gratis yang dilakukan para pebalap dunia yang selama ada di Pulau Seribu Masjid itu, julukan Lombok, menyebar informasi indahnya Lombok di media sosial masing-masing jadi bisa dibilang mereka endorse yang bagus untuk Lombok selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2022.

Menariknya event MotoGP Mandalika 2022 membuat sektor parekraf di Lombok bangkit dan memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.

“Pasti berdampak karena saat sebelum pandemi covid-19 kontribusi sektor pariwisata dalam PdRB mencapai 23% dan saat ini dengan adanya MotoGP mudah-mudahan semakin menguatkan branding wisata nasional dan juga NTB sehingga daerah yang ekonominya bertumpu pada sektor pariwisata akan semakin meningkatkan pendapatan masyarakat dan mengembangkan daerah,” urainya ketika dihubungi patadaily.id, Senin (21/3/2022).

Yusron mengaku optimistis investor akan masuk ke Lombok. “Investasi berkorelasi dengan peluang dan potensi yang ada. Saat ini kita bisa melihat animo luar biasa terhadap Mandalika tentu menjadi perhatian investor untuk melakukan investasi dalam berbagai bidang seperti perhotelan dan lainnya,” ujarnya.

Namun, lanjutnya perlu terus UMKM dan juga desa wisata harus diberikan perhatian agar desa wisata tetap bisa berpartisipasi dalam event Mandalika dan terjadi sinergi antara pelaku ekonomi skala besar dan UMKM maupun desa wisata.

“Dengan demikian Mandalika akan hadir menjadi epicentrum pariwisata yang berdampak positif bagi kemajuan semua destinasi yang ada,” katanya. (Gabriel Bobby)

Share