Tanjung Lesung Cocok Jadi Wisata Dirgantara

Share

Sekjen FASI Marsma TNI AU Fajar Adrianto

PATADaily.id – Tanjung Lesung dinilai bisa menjadi destinasi wisata yang cocok untuk kegiatan wisata dirgantara.

Keindahan Tanjung Lesung

Hal tersebut disampaikan Sekjen PB Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Marsekal Pertama TNI AU Fajar Adrianto kepada patadaily.id ketika ditemui di Bandara Salakanegara di KEK Tanjung Lesung, Minggu (5/12/2021).

Alam Tanjung Lesung yang indah (Ist)

“Saya terbang dari Jakarta menggunakan pesawat milik Indonesia Flying Club (IFC). Sebelum mendarat di Tanjung Lesung, saya menyempatkan untuk terbang melintas ke arah Krakatau. Saya sangat terkesan dan terpesona dengan alam di Tanjung Lesung,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa Tanjung Lesung memiliki potensi yang sangat lengkap karena ada laut, pantai, pulau-pulau, perbukitan dan gunung serta atraksi dari Gunung Krakatau.

“Semuanya itu bisa dilihat dari udara,” katanya. Fajar mengemukakan bahwa FASI mendukung adanya airstrip dan hanggar IFC untuk mengembangkan pusat olahraga dirgantara, seperti gantole, paralayang, drone, paramotor dan lainnya.

Menurutnya, olahraga dirgantara yang dikembangkan FASI begitu banyak, termasuk terjun payung bisa dilakukan di Tanjung Lesung.

“Selain olahraga kita bisa menikmati keindahan alam di sini sambil memotret keindahan destinasi wisata di Tanjung Lesung. Terjun payung di Tanjung Lesung akan bisa menikmati keindahan alam di Tanjung Lesung ketika payung dibuka di atas maka dari atas bisa melihat keindahan Tanjung Lesung yang akan memberikan dampak positif terhadap pariwisata dan perekonomian masyarakat yang ada di sini,” urainya.

Jadi, lanjutnya, FASI sangat mendukung IFC mengadakan kegiatan olahraga dirgantara di Tanjung Lesung.

“Masyarakat yang suka terbang bisa ikut dalam olahraga dirgantara sehingga ketika terbang dengan pesawat melihat keindahan alam di Tanjung Lesung secara keseluruhan dari udara.

Jenderal bintang satu ini berpesan kepada masyarakat negeri ini untuk cintailah pesona dirgantara Indonesia.

“Salam dirgantara,” tutupnya. (Gabriel Bobby)

Share