Agoda Ungkap 5 Tren Wisatawan Nusantara

Share

Gede Gunawan

PATADaily.id – Aplikasi perjalanan Agoda mengungkap lima cara teratas perilaku wisatawan Indonesia dalam melakukan perjalanan pada saat pandemi melalui sebuah survei bertajuk “Travel in 2021”.

“Untuk wisatawan Indonesia ada tren pada masa pandemi covid-19. Hasil survei teratas menunjukkan bahwa orang yang bepergian saat ini lebih banyak melakukan perjalanan singkat, artinya ada kecenderungan staycation seperti yang selama ini sudah kita kenal,” kata Senior Country Director Agoda Indonesia Gede Gunawan dalam diskusi virtual dalam “Agoda Media Briefing” pada Selasa (7/9/2021).

Menurutnya, staycation ini, misalnya, wisatawan yang berada di pulau Jawa maka hanya akan traveling di pulau Jawa dengan durasi destinasi yang pendek.

Jika dirinci, survei menunjukkan tiga tren teratas, di antaranya 42% orang Indonesia cenderung melakukan perjalanan singkat, 37% responden ingin mengeksplorasi destinasi wisata lokal yang baru, dan 30% ingin mencari pengalaman sebagai bagian dari akomodasi mereka.

“Ada hal yang menarik dari survei bahwa wisatawan Indonesia saat ini juga sangat gemar menjelajahi destinasi-destinasi lokal baru. Kalau dulu, misalnya, wisatawan hanya terpaku berkunjung ke Pantai Kuta yang sangat populer di Bali, sekarang mungkin mereka akan menjelajahi destinasi-destinasi baru, baik yang masih di Bali maupun di tempat-tempat lain,” ujarnya.

Tidak hanya itu, dua tren sisanya menunjukkan 29% responden menggunakan situs perjalanan online seperti Agoda untuk booking perjalanan dan 27% orang Indonesia memperlakukan akomodasi sebagai destinasi wisata, bukan hanya tempat untuk beristirahat.

“Uniknya, pelanggan di Indonesia saat ini menjadikan akomodasi sebagai tujuan destinasi. Jadi, akomodasi atau hotel itu bukan hanya menjadi tempat penginapan, tetapi lebih dari itu,” ucapnya.

Gunawan mengatakan pada masa sebelumnya hotel merupakan basis wisatawan untuk menjelajahi wilayah lokal, terutama bagi wisatawan mancanegara.

Kini wisatawan Nusantara tertarik staycation sehingga mendominasi rencana perjalanan. Kebanyakan orang ingin meningkatkan pengalaman akomodasi karena mereka mungkin lebih banyak menghabiskan waktu di hotel dan mencari hotel yang menyediakan hiburan fasilitas.

“Ini sangat menarik karena kalau dahulu orang-orang yang stay di hotel hanya ingin menginap saja. Tetapi sekarang kecenderungannya adalah hotel tersebut dijadikan sebagai destinasi dan dari sinilah mereka mulai menjelajah untuk mencari pengalaman baru hingga mengeksplorasi fasilitas hotel,” ujarnya.

“Di hotel, mereka mencari aktivitas tambahan atau sekadar kemewahan tambahan, seperti makanan dan minuman, paket spa, atau benefit untuk late check out. Cara orang menikmati liburan kini sudah berubah,” paparnya. (Gabriel Bobby)

Share